INFOTREN.ID - Kebutuhan akan tenaga ahli fullstack web developer di Indonesia terus menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Fenomena ini terjadi seiring dengan adanya tantangan di mana jumlah talenta yang menguasai kompetensi secara mendalam masih terbatas.
Dilansir dari Detikcom, kondisi pasar saat ini sering kali diisi oleh pengembang yang cenderung hanya menguasai satu spesialisasi saja, baik itu sisi frontend maupun backend. Padahal, pengembang fullstack memiliki peran strategis karena mampu menangani tampilan antarmuka pengguna sekaligus memperkuat sistem di balik layar.
Menanggapi kesenjangan talenta digital yang ada, NF Academy mengambil inisiatif dengan menyelenggarakan program Bootcamp Online Fullstack Web Developer. Program pelatihan intensif ini telah dijadwalkan untuk dilaksanakan selama rentang waktu tiga bulan penuh.
Pelaksanaan bootcamp tersebut direncanakan dimulai pada hari Senin, 18 Mei 2026, dan akan berakhir pada tanggal 14 Agustus 2026. Jadwal ini disusun agar peserta dapat mengikuti materi secara terstruktur dan menyeluruh.
Kurikulum yang ditawarkan dalam program ini dirancang secara sistematis agar benar-benar mencerminkan alur kerja profesional yang berlaku di industri teknologi saat ini. Peserta akan dibimbing melalui enam fase pembelajaran utama yang mencakup berbagai aspek teknis pengembangan aplikasi web.
Tahapan pembelajaran dimulai dengan penguasaan Design Phase menggunakan Figma untuk desain UI/UX, dilanjutkan dengan pendalaman logika dan pengelolaan data melalui JavaScript ES6 serta MySQL. Setelah itu, peserta akan mendalami pengembangan backend menggunakan PHP dan Laravel, serta membangun frontend interaktif dengan React JS.
PT MBI Gandeng Disnakertrans Muba Seleksi Ketat 25 Petugas Keamanan Prioritas Warga Lokal
Selain penguasaan teknis individual, peserta juga diberikan pelatihan mengenai pentingnya kolaborasi tim menggunakan sistem kontrol versi Git. Seluruh proses belajar ini akan mencapai puncaknya melalui pengerjaan proyek akhir yang dirancang berdasarkan studi kasus nyata di dunia industri.
Program ini secara tegas memberikan penekanan pada hasil karya yang konkret bagi para pesertanya. Dalam 20 hari terakhir dari total 60 hari masa kerja, peserta diwajibkan untuk menyelesaikan proyek riil, seperti membangun sistem e-commerce atau aplikasi manajemen tugas.
"Seluruh proses belajar ini akan bermuara pada pengerjaan proyek akhir yang berbasis pada studi kasus nyata di dunia industri," ujar perwakilan NF Academy.