INFOTREN.ID – Aplikasi pembayaran digital ShopeePay meluncurkan kampanye terbarunya bertajuk “Pasti Gratis”. Kampanye ini dirancang untuk memberikan solusi transaksi digital yang lebih praktis dan hemat dengan menghilangkan biaya administrasi untuk beragam layanan, termasuk kirim uang ke semua bank dan e-wallet, isi saldo, hingga tarik tunai.

Peluncuran ini ditegaskan dalam acara media gathering di Jakarta pada Rabu (20/5) dengan tema “Aplikasi ShopeePay Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank & E-wallet Sepuasnya”.

Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mengakselerasi inklusi keuangan digital di Indonesia.

“Kami menghadirkan transaksi yang benar-benar gratis tanpa biaya tersembunyi dan tanpa hambatan. Kami percaya pembayaran digital harus dapat diakses oleh setiap masyarakat Indonesia, dari pengguna hingga pelaku usaha mikro. Komitmen ini adalah investasi kami dalam membangun e-wallet yang terpercaya,” ujar Eka.

Melalui kampanye ini, pengguna dapat menikmati fasilitas kirim uang gratis tanpa batas ke semua bank dan e-wallet. Selain itu, pengguna juga mendapatkan gratis biaya isi saldo hingga 25 kali per bulan dan gratis tarik tunai hingga 5 kali per bulan di berbagai merchant ritel.

Mengatasi Biaya Tersembunyi Transaksi

Dalam acara tersebut, financial planner sekaligus CEO Zap Finance, Prita Ghozie, menyoroti dampak akumulatif dari biaya administrasi kecil yang sering terabaikan.

“Banyak orang fokus pada pengeluaran besar, padahal biaya kecil yang rutin justru sering tidak terasa tetapi akumulatif. Jika biaya admin Rp2.500 terjadi 30 kali dalam sebulan, totalnya bisa mencapai sekitar Rp75 ribu per bulan atau hampir Rp1 juta dalam setahun. Nominal ini signifikan dalam jangka panjang,” jelas Prita. Oleh karena itu, ia menilai solusi transaksi tanpa biaya admin merupakan faktor penting untuk mempermudah masyarakat dalam mengelola keuangan harian.

Semangat kampanye ini juga divisualisasikan melalui video terbaru yang dibintangi oleh Habib Ja’far. Menurut Habib Ja’far, biaya tambahan sering kali menjadi penghalang psikologis dalam berbagi.