INFOTREN.ID - Sekretaris Utama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Muhammad Aqil Irham menekankan pentingnya penguatan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) sekaligus profesionalisme dan kompetensi auditor halal dalam mendukung implementasi kebijakan Wajib Halal Oktober 2026. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi LPH se-Provinsi Lampung, Sabtu, 16 Mei 2026. 

Rapat koordinasi yang digelar di Gedung Training Center Institut Teknologi Sumatera itu dihadiri oleh Kepala Balai PJPH Provinsi Lampung Saluddin, dan Kepala LPMPP ITERA Handoyo. 

Hadir para pimpinan dan perwakilan LPH yang berada di Provinsi Lampung, di antaranya LPH ITERA, LPH UIN Raden Intan Lampung, LPH Edukasi Halal Indonesia, LPH LPOM MUI Lampung, LPH Balai Standardisasi Produk dan Jasa Industri (BSPJI) Bandar Lampung, LPH Politeknik Negeri Lampung (Polinela), serta LPH Sucofindo Cabang Lampung. 

Dalam arahannya, Muhammad Aqil Irham, menegaskan bahwa profesionalisme auditor halal dan penguatan kapasitas kelembagaan LPH menjadi dua hal tak terpisahkan sebagai faktor penting di tengah meningkatnya kebutuhan layanan sertifikasi halal pada berbagai sektor usaha, termasuk produk impor yang masuk dan beredar di Indonesia. 

"Sertifikasi halal menjadi kewajiban bagi seluruh pelaku usaha. Dan peran LPH dan auditor halal semakin strategis dalam memastikan proses pemeriksaan halal berjalan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku,” terang Sestama BPJPH di Lampung, dilansir dari keterangan resmi BPJPH. 

“Dengan begitu, LPH dan auditor halal harus terus memperbarui pengetahuan dan kompetensinya agar mampu bekerja secara profesional dan adaptif terhadap perkembangan industri halal,” lanjutnya.

Ia menekankan bahwa pemeriksaan/pengujian kehalalan produk oleh auditor halal harus dijalankan dengan komitmen, integritas, dan profesionalitas tinggi karena halal tidak hanya berkaitan dengan aspek syariat dan sains saja, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik, kualitas produk, hingga daya saing industri halal nasional.

“Sertifikasi halal saat ini bukan lagi sekadar kebutuhan administratif, tetapi telah menjadi bagian dari pemenuhan gaya hidup masyarakat modern dalam ekosistem global yang sarat akan persaingan produk yang sangat kompetitif,” ujar Sestama BPJPH.

Selain menghadiri Rakor LPH, Muhammad Aqil Irham juga menyempatkan berkunjung ke Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya Lampung. Kunjungan diterima langsung oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Alpian Husin, Andi Desfiandi, dan Ketua Yayasan Alpian Husin Ary Meizari Alfian.