INFOTREN.ID - Peluang untuk menempuh pendidikan tinggi di Rusia dengan biaya nol Rupiah kini semakin terbuka lebar bagi pelajar asal Indonesia. Pemerintah Federasi Rusia secara aktif membuka berbagai skema beasiswa yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa asing.

Wakil Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Rusia, Andrey Omelchuk, mengonfirmasi ketersediaan opsi kuliah gratis atau berbayar bagi mahasiswa internasional. Proses penerimaan mahasiswa baru untuk tahun ajaran mendatang dijadwalkan akan dimulai pada bulan Juni mendatang.

"Rusia menawarkan peluang yang luas bagi warga negara asing untuk memperoleh pendidikan berkualitas tinggi secara gratis, dan kesempatan ini dimanfaatkan secara aktif oleh para mahasiswa," ucap Andrey Omelchuk dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa (16/6/2026), Dikutip dari Antara.

Para calon mahasiswa Indonesia memiliki beberapa opsi dalam mengajukan pendaftaran studi. Mereka dapat mengirimkan dokumen melalui situs resmi universitas tujuan, melalui panitia penerimaan di kampus, atau memanfaatkan platform pendaftaran khusus bernama Ru.ID.

Andrey Omelchuk menjelaskan bahwa terdapat dua jalur utama bagi mahasiswa untuk mengakses pendidikan gratis di Rusia. Jalur pertama adalah melalui kuota beasiswa resmi yang disediakan langsung oleh Pemerintah Federasi Rusia.

Jalur kedua diperuntukkan bagi mereka yang memiliki prestasi unggul, yaitu melalui seleksi sebagai pemenang atau peraih posisi runner-up dalam olimpiade yang diselenggarakan oleh universitas Rusia atau kompetisi internasional.

Lebih lanjut ia merinci mengenai dukungan bagi peraih prestasi, "Tahun lalu kami meluncurkan program hibah baru untuk mendukung para calon mahasiswa berbakat. Para pemenang dan peraih posisi runner-up dalam Olimpiade Internasional Open Doors mendapatkan paket dukungan yang lebih luas, yang mencakup tidak hanya pembebasan biaya kuliah dan beasiswa, tetapi juga biaya perjalanan, akomodasi, serta asuransi kesehatan," jelasnya.

Saat ini, tercatat sekitar 400 ribu mahasiswa internasional tengah menempuh studi di berbagai institusi pendidikan tinggi Rusia. Dari jumlah tersebut, sekitar 500 orang di antaranya merupakan mahasiswa yang berasal dari Indonesia.

Bidang studi yang paling banyak diminati oleh mahasiswa Indonesia mencakup Hubungan Internasional, Manajemen, Kedokteran, serta sektor Minyak dan Gas. Selain itu, banyak juga yang memilih jurusan teknis seperti Ilmu Komputer, Matematika, dan Teknologi Informasi.