INFOTREN.ID - Perhelatan prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, mendiang Ayatollah Ali Khamenei, baru-baru ini menjadi pusat perhatian internasional. Acara duka cita ini berlangsung dengan skala yang sangat besar dan menarik sorotan luas dari berbagai negara dan pemimpin dunia.
Prosesi pemakaman tersebut secara resmi telah dimulai pada hari Sabtu, tanggal 4 Juli lalu. Rangkaian acara penghormatan terakhir ini berlangsung secara berkelanjutan, baik pada siang hari maupun malam hari.
Jenazah mendiang Ayatollah Khamenei disemayamkan secara bergantian di kawasan kompleks Grand Mosalla. Prosesi ini terus berlangsung hingga hari Senin, menandai akhir dari rangkaian upacara resmi.
Suasana duka yang mendalam menyelimuti seluruh wilayah Iran selama prosesi berlangsung. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya sosok mendiang pemimpin tersebut bagi masyarakat Iran.
Perkembangan situasi di Iran terkait pemakaman ini juga mendapatkan perhatian dari Amerika Serikat. Secara khusus, mantan Presiden AS Donald Trump memberikan tanggapan atas acara tersebut.
Trump secara terbuka menyampaikan keterkejutannya melihat besarnya jumlah warga yang membanjiri acara pemakaman tersebut. Fenomena keramaian ini tampaknya melampaui ekspektasi yang ada.
"Ia secara terbuka menyampaikan keterkejutannya melihat besarnya jumlah warga yang membanjiri acara pemakaman tersebut," ujar seorang pengamat situasi saat mengomentari pernyataan Donald Trump.
Dilansir dari HOTNEWS.ID, acara duka cita ini memang menarik perhatian luas dari berbagai pihak. Skala besar prosesi ini menjadi salah satu topik diskusi utama di kancah politik global.