INFOTREN.ID - Fenomena olahraga dengan intensitas rendah kini tengah mencuri perhatian publik, terutama di platform media sosial yang kerap memunculkan tren baru dari Korea Selatan. Aktivitas yang dikenal sebagai slow jogging ini menawarkan pendekatan yang lebih ramah di tubuh namun tetap ampuh dalam menjaga kebugaran.

Konsep slow jogging ini bukanlah hal baru, melainkan merupakan buah pemikiran mendalam dari seorang ahli fisiologi terkemuka asal Jepang, Prof. Dr. Hiroaki Tanaka. Beliau telah mengabdikan sebagian besar karirnya untuk mengembangkan metode olahraga yang dapat diakses oleh semua kalangan masyarakat.

Prof. Tanaka tidak hanya berhasil mempopulerkan metode ini di negaranya sendiri, Jepang, tetapi juga telah aktif menyebarkan ilmunya melalui berbagai publikasi buku. Karya-karyanya yang membahas mendalam tentang slow jogging telah diterjemahkan dan diterbitkan di berbagai negara.

Jangkauan global dari metode slow jogging ini terbukti dari penerjemahan bukunya ke dalam bahasa Inggris untuk Amerika Serikat, bahasa Korea untuk Korea Selatan, serta bahasa Polandia. Hal ini menunjukkan bahwa konsep olahraga yang mudah ini diterima luas di berbagai belahan dunia.

"Konsep slow jogging ini diciptakan oleh seorang ahli fisiologi terkemuka asal Jepang, Prof. Dr. Hiroaki Tanaka," demikian keterangan yang disampaikan dalam artikel asli.

Prof. Tanaka sendiri telah mendedikasikan penelitiannya untuk mengembangkan metode olahraga yang mudah diakses oleh berbagai kalangan.

"Beliau telah mendedikasikan penelitiannya untuk mengembangkan metode olahraga yang mudah diakses oleh berbagai kalangan," jelas sumber berita.

Lebih lanjut, Prof. Tanaka tidak hanya mempopulerkan konsep ini di negaranya, namun juga telah menyebarkan ilmunya melalui publikasi buku.

"Prof. Tanaka tidak hanya mempopulerkan konsep ini di negaranya, namun juga telah menyebarkan ilmunya melalui publikasi buku," demikian informasi yang diperoleh.