INFOTREN.ID - Pada hari Jumat lalu, Departemen Pertahanan Amerika Serikat—atau yang dikenal sebagai Pentagon—secara resmi melakukan deklasifikasi sejumlah besar dokumen yang sebelumnya dijaga kerahasiaannya. Dokumen-dokumen ini berkaitan erat dengan berbagai laporan mengenai fenomena anomali tak teridentifikasi (UAP) dan objek terbang tak dikenal (UFO).

Rilis dokumen ini mencakup spektrum penampakan yang sangat luas. Laporan tersebut tidak hanya berisi kesaksian dari warga sipil di Bumi, tetapi juga mencakup kesaksian yang datang dari para astronaut yang pernah bertugas di Bulan.

Langkah deklasifikasi masif ini bukanlah inisiatif mendadak, melainkan hasil dari arahan langsung dari Presiden Donald Trump. Sebelumnya, Trump telah menyatakan keinginannya untuk membuka arsip-arsip sensitif tersebut menyusul meningkatnya rasa ingin tahu publik mengenai isu kehidupan ekstraterestrial.

Saat ini, total 161 berkas telah berhasil diunggah dan kini dapat diakses secara daring oleh publik melalui situs web resmi Departemen Pertahanan AS. Pihak Pentagon juga mengindikasikan adanya rencana untuk merilis dokumen-dokumen tambahan di masa mendatang.

Perlu dicatat bahwa minat masyarakat Amerika Serikat terhadap kemungkinan adanya kehidupan di luar planet kita telah mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun belakangan ini. Perkembangan ini juga tercermin dalam agenda politik di Washington D.C.

Bukti nyata dari meningkatnya perhatian ini adalah adanya sidang dengar pendapat yang diadakan di Kongres mengenai isu UFO, yang merupakan kali pertama terjadi dalam rentang waktu 50 tahun terakhir. Hal ini menandai perubahan signifikan dalam cara pemerintah memandang subjek ini.

Militer Amerika Serikat sendiri telah menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan transparansi mereka mengenai subjek UAP, yang sebelumnya sering dianggap sebagai topik yang tabu atau sensitif untuk dibahas secara terbuka.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, "Rilis dokumen ini mencakup deskripsi penampakan yang dilaporkan oleh warga sipil di Bumi hingga kesaksian dari para astronaut yang bertugas di Bulan."

Lebih lanjut, mengenai latar belakang kebijakan ini, "Langkah deklasifikasi masif ini dilakukan atas arahan langsung dari Presiden Donald Trump, yang sebelumnya telah menyatakan keinginannya untuk membuka arsip tersebut menyusul tingginya minat publik terhadap isu kehidupan ekstraterestrial," ujar sumber internal Pentagon.