INFOTREN.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memprioritaskan peningkatan kualitas udara di wilayah ibu kota. Hal ini dilakukan menyusul tingginya tingkat polusi udara yang kerap terjadi, terutama saat musim kemarau.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menegaskan bahwa upaya perbaikan kualitas udara adalah tanggung jawab bersama dan menjadi agenda utama pemerintah daerah. Asep menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah penegakan disiplin uji emisi bagi kendaraan bermotor.
"Kami terus melakukan evaluasi mendalam terhadap implementasi kebijakan uji emisi kendaraan. Ini adalah salah satu instrumen paling efektif untuk mengurangi sumber polusi dari sektor transportasi," ujar Asep Kuswanto saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/12/2023).
Menurut data terbaru yang dirilis oleh DLH, sektor transportasi menyumbang persentase polusi terbesar di Jakarta, melebihi sektor industri atau rumah tangga dalam periode tertentu. Oleh karena itu, penertiban kendaraan yang tidak laik jalan menjadi langkah krusial.
Asep menambahkan bahwa Pemprov DKI Jakarta juga mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi publik yang telah disediakan oleh TransJakarta dan moda transportasi lainnya yang lebih ramah lingkungan. Peningkatan layanan transportasi publik diharapkan dapat mengurangi volume kendaraan pribadi di jalanan.
"Kami melihat antusiasme masyarakat mulai meningkat terhadap penggunaan transportasi publik. Ini adalah tren positif yang harus kita dukung dengan peningkatan kualitas layanan," kata Asep.
PT MBI Gandeng Disnakertrans Muba Seleksi Ketat 25 Petugas Keamanan Prioritas Warga Lokal
Selain penegakan uji emisi dan dorongan transportasi publik, Pemprov DKI juga tengah gencar melakukan penghijauan kota. Penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dilakukan di berbagai titik strategis untuk berfungsi sebagai penyaring polutan alami.
"Penghijauan ini bukan sekadar estetika, namun merupakan infrastruktur hijau vital untuk menyerap polusi udara yang ada," jelas Asep Kuswanto lebih lanjut. Semua upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan warga ibu kota dalam jangka panjang.