INFOTREN.ID - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi tiba di Istana Elysee, Prancis, pada Kamis, 28 Mei 2026. Kedatangan Kepala Negara Indonesia ini merupakan bagian penting dari rangkaian kunjungan kerja yang telah dijadwalkan sebelumnya.
Waktu kedatangan Presiden Prabowo tercatat sekitar pukul 15.40 waktu setempat, atau pukul 20.40 WIB. Momen penting ini menandai dimulainya pertemuan tingkat tinggi antara Indonesia dan Prancis.
Penyambutan kenegaraan dilakukan langsung oleh Presiden Prancis, Emmanuel Macron, beserta Ibu Negara Brigitte Macron. Upacara penyambutan ini berlangsung dalam suasana yang khidmat di halaman Istana Elysee.
Menurut siaran langsung dari Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo tiba menggunakan sedan putih mewah yang dikawal ketat oleh pasukan kehormatan Prancis. Penampilan Presiden ditandai dengan setelan jas abu-abu, peci, dan kacamata hitam.
Prosesi kenegaraan dilanjutkan dengan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan La Marseillaise. Dalam momen tersebut, Presiden Prabowo memberikan penghormatan sesuai dengan tata cara protokol kenegaraan.
Selanjutnya, Presiden Prabowo memperkenalkan delegasi dari Kabinet Merah Putih yang turut mendampingi kunjungan kerja tersebut. Beberapa menteri penting yang hadir antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara Rosan Roeslani.
Turut dalam rombongan tersebut adalah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta putra Presiden, Ragowo Hediprasetyo atau Didit Hediprasetyo. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga terlihat mendampingi sepanjang prosesi penyambutan.
Bagian dari rangkaian upacara penyambutan melibatkan parade militer, di mana Presiden Prabowo menaiki mobil komando taktis ACMAT. Kendaraan ini merupakan bagian dari tradisi Istana Elysee untuk menyambut tamu negara kehormatan.
Momen berkendara bersama antara kedua pemimpin negara ini secara simbolis menunjukkan kedekatan dan sinergi diplomatik yang kuat antara Jakarta dan Paris. Hal ini memperlihatkan hubungan bilateral yang semakin erat.