INFOTREN.ID - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah mengumumkan pembukaan program magang yang ditujukan bagi mahasiswa tingkat akhir. Program ini menawarkan kesempatan bagi sepuluh peserta terpilih untuk mendalami berbagai aspek tata kelola pemerintahan.

Pendaftaran untuk posisi magang ini diselenggarakan melalui laman resmi Lentera Kementerian PANRB, yang menjadi pintu gerbang bagi calon pemagang yang berminat. Peserta yang berhasil melewati seleksi akan memulai masa baktinya mulai tanggal 1 Juli 2026 mendatang.

Program magang ini dilaksanakan dengan merujuk pada regulasi terbaru yang berlaku di lingkungan kementerian tersebut. Pelaksanaan magang di lingkungan Kementerian PANRB mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 32 Tahun 2025.

Salah satu daya tarik utama program ini adalah adanya kompensasi finansial yang diberikan kepada peserta. Berdasarkan regulasi tersebut, mahasiswa program S1 atau D4 yang mengikuti kegiatan magang berhak mendapatkan kompensasi berupa uang saku.

Peserta magang tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja langsung, tetapi juga berbagai manfaat pengembangan diri. Mahasiswa akan memperoleh pembelajaran praktis, pengembangan keterampilan spesifik, serta kesempatan mendapatkan sertifikat resmi setelah program berakhir.

Adapun rincian kompensasi yang diterima oleh mahasiswa S1/D4 cukup signifikan, yakni uang saku senilai Rp57 ribu per hari. Hal ini setara dengan total uang saku sekitar Rp1,254 juta per bulan, dengan asumsi perhitungan selama 22 hari kerja.

Dikutip dari laman resmi Lentera Kementerian PANRB, terdapat lima formasi utama yang dibuka untuk program magang kali ini. Formasi tersebut meliputi Pranata Humas, Pengelola Data dan Sistem Informasi, Staf Pembantu Tata Usaha dan Kearsipan, Layanan Perencanaan dan Penganggaran, serta Pengelola Keuangan.

Formasi Pranata Humas, yang membutuhkan dua orang, akan berlangsung selama enam bulan, dari 1 Juli hingga 31 Desember 2026. Posisi ini ditempatkan di Deputi Bidang SDM Aparatur dan Sekretariat Deputi SDM Aparatur.

Kualifikasi untuk Pranata Humas menuntut lulusan S2 dari bidang Desain Komunikasi Visual, Ilmu Komunikasi, Public Relation, atau Komunikasi Massa. Peserta harus memiliki pemahaman dasar pengelolaan media sosial dan kemampuan membuat konten digital untuk menunjang tugasnya.