INFOTREN.ID - Para investor di Bursa Efek Indonesia kini tengah menantikan momen pembagian dividen dari sejumlah emiten besar. Pada hari Senin, 15 April ini, terdapat dua saham yang menarik perhatian pasar karena memasuki masa krusial bagi para pemegang sahamnya.
Dua emiten yang menjadi sorotan tersebut adalah PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) dan PT Bank Permata Tbk (BNLI). Keduanya dijadwalkan melaksanakan masa cum date untuk dividen tunai tepat pada hari ini, dilansir dari data keterbukaan informasi bursa.
"Para pelaku pasar diharapkan tidak salah langkah dalam mengambil keputusan investasi terkait jadwal penting yang jatuh pada hari ini," ujar sumber laporan pasar modal dalam keterangannya.
Masa cum date merupakan hari terakhir bagi investor untuk membeli atau memiliki saham agar berhak mendapatkan dividen. Setelah melewati tanggal ini, investor yang baru masuk ke saham tersebut tidak lagi memiliki hak atas pembagian laba tahun buku yang telah ditentukan.
"Sangat penting bagi setiap investor untuk segera menghitung potensi cuan dari dividen yang akan diterima sebelum semuanya terlambat," kata pihak otoritas bursa dalam ringkasan informasinya.
Berdasarkan data yang dihimpun, potensi imbal hasil atau yield yang ditawarkan oleh kedua emiten ini cukup menjanjikan bagi para kolektor saham. Angka yield yang bisa didapatkan oleh para pemegang saham dilaporkan dapat menyentuh level hingga 6 persen.
"Kehadiran cum date untuk saham BNLI dan CNMA pada hari ini menjadi momentum yang harus diperhatikan secara saksama oleh para pemburu dividen," jelas perwakilan manajemen dalam rilis resminya.
Para investor disarankan untuk kembali melakukan pengecekan terhadap jadwal lengkap dan prosedur pembagian dividen ini. Hal ini bertujuan agar tidak ada momentum yang terlewatkan dalam upaya memaksimalkan keuntungan portofolio investasi mereka.
Keputusan untuk mengoleksi saham CNMA dan BNLI hari ini harus didasarkan pada perhitungan fundamental yang matang. Strategi yang tepat akan sangat membantu investor dalam mengamankan hak atas dividen tunai yang dibagikan tahun ini.