INFOTREN.ID - Sebuah temuan mengejutkan mengenai kapabilitas tenaga kerja profesional di Indonesia baru-baru ini diumumkan ke publik. Data menunjukkan bahwa sepertiga dari total pekerja profesional di Tanah Air kini telah menguasai kecerdasan buatan (AI) tingkat lanjut.

Hal ini menempatkan Indonesia pada posisi yang sangat signifikan dalam konteks perkembangan teknologi AI secara global. Tingkat adopsi dan penguasaan AI mutakhir di kalangan profesional Indonesia ini terbilang sangat tinggi.

Secara statistik, angka penguasaan AI tingkat lanjut yang mencapai 33% ini jauh melampaui rata-rata yang tercatat di seluruh dunia. Rata-rata global untuk kategori yang sama hanya berada di angka 16%.

Pengungkapan data penting ini dilakukan dalam sebuah forum resmi yang membahas tren dunia kerja terkini. Acara tersebut merupakan bagian dari pemaparan hasil riset terbaru mengenai dinamika ketenagakerjaan.

Temuan mengenai tingginya penguasaan AI profesional Indonesia ini disampaikan dalam sesi spesifik. Sesi tersebut adalah Work Trend Index 2026 Indonesia Media Briefing yang dilaksanakan baru-baru ini.

Lokasi penyelenggaraan acara penting yang memaparkan data unggul ini adalah di ibu kota negara, Jakarta. Momen ini menjadi penanda penting dalam peta adopsi teknologi di sektor profesional Indonesia.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, data ini menyoroti kesiapan tenaga kerja Indonesia dalam menghadapi transformasi digital yang semakin cepat. Penguasaan AI tingkat lanjut menunjukkan investasi pada peningkatan keterampilan yang berhasil.

"Data menunjukkan bahwa sepertiga dari total pekerja di Indonesia kini dikategorikan sebagai frontier professionals dalam pemanfaatan teknologi AI yang paling mutakhir," ungkap salah satu presenter di acara tersebut.

Lebih lanjut, mengenai perbandingan global, disampaikan bahwa "Pencapaian ini secara statistik lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan rata-rata global yang tercatat hanya sebesar 16%."