INFOTREN.ID - Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan DKI Jakarta secara tegas menyoroti peran vital sektor ekonomi kreatif dalam menopang laju pertumbuhan ekonomi di wilayah ibu kota. Fokus ini ditekankan mengingat tren positif perekonomian Jakarta belakangan ini.

Penguatan sektor ekonomi kreatif ini dipandang sebagai strategi penting yang harus segera diimplementasikan oleh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait. Langkah ini sejalan dengan upaya diversifikasi sumber pertumbuhan ekonomi Jakarta.

Secara spesifik, inisiatif penguatan ini diarahkan pada subsektor industri kreatif yang dinilai memiliki potensi besar untuk menarik perhatian pasar. Potensi tersebut mencakup daya tarik baik di kancah domestik maupun internasional.

Sektor musik dan film ditetapkan sebagai garda terdepan dalam mesin pertumbuhan baru yang didorong oleh Bank Indonesia. Kedua subsektor ini dianggap memiliki dampak ganda terhadap penciptaan lapangan kerja dan perputaran nilai ekonomi.

"Penguatan sektor ini dipandang sebagai strategi penting seiring dengan tren positif perekonomian Jakarta baru-baru ini," ujar perwakilan BI, merujuk pada momentum positif yang sedang terjadi di ibu kota.

Hal ini menunjukkan bahwa BI melihat adanya peluang emas untuk mengkapitalisasi potensi kreatif yang ada di Jakarta melalui instrumen ekonomi formal. Langkah ini diharapkan memberikan dampak signifikan pada PDRB Jakarta.

Fokus utama dari inisiatif penguatan ini diarahkan pada subsektor industri kreatif yang memiliki potensi besar untuk menarik perhatian pasar domestik maupun internasional. Subsektor ini diharapkan menjadi lokomotif baru.

"Secara spesifik, sektor musik dan film ditetapkan sebagai garda terdepan dalam mesin pertumbuhan baru ini," kata beliau, menekankan prioritas BI dalam alokasi fokus pengembangan.

Dilansir dari BISNISMARKET.COM, penekanan pada musik dan film mencerminkan optimisme terhadap kemampuan sektor berbasis kekayaan intelektual ini dalam menghasilkan devisa dan mendorong konsumsi domestik.