INFOTREN.ID - Di tengah kembali populernya tren riasan bibir era 90-an, MOP Beauty, lini kecantikan milik Tasya Farasya, memperkenalkan inovasi terbaru mereka di pasar kosmetik Indonesia. Produk ini diberi nama Lip Sculptor, yang menandai langkah awal merek tersebut dalam kategori produk bibir.
Peluncuran Lip Sculptor ini bukan sekadar peluncuran produk biasa, melainkan sebuah persembahan personal yang sangat berarti bagi Tasya Farasya. Produk ini didedikasikan sebagai penghormatan terhadap kebiasaan kecantikan sang ibu, yang akrab disapa Bu Ala.
Inspirasi utama di balik diciptakannya Lip Sculptor adalah rutinitas kecantikan Bu Ala yang konsisten dan mendalam terhadap penggunaan lip liner. Kebiasaan ini telah melekat pada Bu Ala selama kurang lebih tiga setengah dekade terakhir.
Praktik penggunaan lip liner oleh Bu Ala ini ternyata jauh melampaui tren masa kini yang sedang ramai diperbincangkan. Kebiasaan ini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari tata rias Bu Ala bahkan sebelum lip liner menjadi populer di kalangan masyarakat umum.
MOP Beauty secara resmi menghadirkan Lip Sculptor sebagai lip liner perdana mereka, sebuah respons nyata terhadap metode kecantikan yang telah teruji oleh waktu. Proses pengembangan produk ini melibatkan pertimbangan mendalam mengenai kebutuhan riasan bibir yang presisi.
Bu Ala sendiri mengungkapkan betapa pentingnya peran lip liner dalam rutinitas kecantikannya sejak lama. Hal ini menunjukkan bahwa Bu Ala telah menjadi pionir dalam penggunaan produk tersebut jauh sebelum menjadi fenomena tren.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, Bu Ala menyampaikan pengalamannya secara langsung mengenai konsistensi ini. "Sebelum semua orang mengenal lip liner, aku sudah lebih dulu pakai lip liner sejak 35 tahun yang lalu," ujar Bu Ala.
Pernyataan Bu Ala tersebut menegaskan bahwa Lip Sculptor merupakan perwujudan dari sebuah warisan kebiasaan kecantikan yang telah teruji oleh waktu. MOP Beauty kini membawa warisan tersebut ke khalayak luas melalui produk inovatif ini.
Peluncuran Lip Sculptor di Jakarta ini diharapkan dapat menginspirasi para penggemar kecantikan untuk memahami pentingnya dasar riasan bibir yang kuat, sebagaimana yang telah dipraktikkan oleh Bu Ala selama puluhan tahun.