INFOTREN.ID - Sebuah peristiwa yang tidak terduga mewarnai gelaran konser musik rock legendaris yang menampilkan Eric Clapton di Madrid, Spanyol. Acara yang seharusnya menutup rangkaian pertunjukan tersebut harus dihentikan sebelum jadwal yang telah direncanakan berakhir.
Insiden ini terjadi pada tanggal 7 Mei lalu, saat sang maestro musik tengah tampil di Movistar Arena. Momen mendadak berakhirnya konser tersebut sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar musik internasional.
Peristiwa bermula menjelang akhir penampilan puncak sang musisi berusia 81 tahun tersebut. Tiba-tiba, dari kerumunan penonton, terdapat benda yang dilemparkan ke arah panggung.
Meskipun Eric Clapton dipastikan tidak mengalami cedera fisik serius akibat benda yang mengenainya, keputusan diambil untuk mengakhiri pertunjukan. Akibatnya, sesi encore yang dinantikan penonton terpaksa dibatalkan.
Menurut kesaksian yang tersebar luas melalui berbagai platform media sosial, insiden ini terjadi tepat setelah Clapton menyelesaikan penampilan salah satu lagu ikoniknya. Lagu yang dimaksud adalah hit tahun 1997 yang berjudul "Cocaine."
Setelah menuntaskan lagu tersebut, sang legenda tampak sedang menikmati apresiasi berupa tepuk tangan meriah dari hadirin. Namun, suasana yang tadinya penuh kegembiraan seketika berubah menjadi tegang dan tidak nyaman.
"Insiden ini terjadi sesaat setelah Clapton menyelesaikan penampilan lagu hitnya tahun 1997, 'Cocaine,' dan tengah menikmati tepuk tangan penonton," ujar salah satu saksi mata melalui media sosial.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, situasi tegang tersebut memaksa pihak penyelenggara dan sang artis untuk mengambil langkah cepat demi menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi acara.
"Pada momen tersebut, suasana konser berubah menjadi tegang," tambah keterangan yang didapatkan dari pantauan berbagai unggahan publik pasca-kejadian tersebut.