INFOTREN.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat yang berada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Imbauan ini bersifat peningkatan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung selama lima hari ke depan.
Periode waspada cuaca ekstrem ini ditetapkan secara resmi oleh BMKG, berlaku mulai hari Senin, 18 Mei, hingga hari Jumat, 22 Mei 2026. Penetapan status waspada ini dilakukan berdasarkan pemantauan atmosfer terbaru yang menunjukkan adanya potensi peningkatan risiko cuaca buruk di wilayah metropolitan tersebut.
Pemicu utama dari penetapan status waspada ini adalah potensi terjadinya curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diperkirakan akan turun secara bergantian di berbagai titik. Informasi detail mengenai sebaran wilayah rawan ini dirilis secara berkala oleh BMKG melalui akun media sosial resmi mereka.
"Informasi resmi yang dirilis melalui akun Instagram @infobmkg tersebut merinci pergeseran wilayah yang masuk dalam zona rawan setiap harinya," demikian keterangan yang disampaikan.
Pada hari pertama, Senin, 18 Mei 2026, konsentrasi hujan lebat diprediksi akan terpusat di seluruh wilayah DKI Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu. Selain itu, wilayah penyangga seperti Kabupaten Bogor dan Kota Depok juga masuk dalam zona prioritas waspada.
Memasuki hari Selasa, 19 Mei 2026, wilayah DKI Jakarta masih sepenuhnya berada dalam status waspada penuh. Namun, potensi cuaca ekstrem di wilayah penyangga mulai bergeser ke arah timur, khususnya meliputi Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.
Pada Rabu, 20 Mei 2026, cakupan wilayah waspada di Jakarta mulai mengalami penyusutan, menyisakan Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu. Sementara itu, wilayah Jawa Barat yang berada dalam status waspada meluas mencakup Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok.
Status waspada kemudian akan terfokus di koridor barat dan selatan pada hari Kamis, 21 Mei 2026, meliputi Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, serta wilayah Bogor baik Kabupaten maupun Kota Bogor. Menjelang akhir pekan, Jumat, 22 Mei 2026, intensitas cuaca ekstrem diproyeksikan mulai mereda dan terkonsentrasi penuh di wilayah Kabupaten Bogor serta Kota Bogor.
BMKG secara tegas mengingatkan bahwa tingginya curah hujan yang diprediksi membawa risiko nyata berupa bencana hidrometeorologi. Masyarakat diminta untuk segera mengantisipasi kemungkinan terjadinya genangan air, potensi banjir bandang, hingga ancaman pohon tumbang yang bisa dipicu oleh angin kencang.