INFOTREN.ID - Keputusan korporat yang signifikan diambil oleh PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) terkait dengan program pembelian kembali saham mereka. Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap peningkatan motivasi internal melalui skema kepemilikan saham.
Rencana alokasi saham hasil buyback ini secara spesifik ditujukan untuk program ESOP (Employee Stock Ownership Plan) dan MSOP (Management Stock Ownership Plan). Ini merupakan strategi untuk menyelaraskan kepentingan pemegang saham dengan kinerja karyawan dan jajaran manajemen kunci.
Program insentif berbasis saham ini direncanakan akan melibatkan pengalihan saham dalam jumlah yang telah ditetapkan. Alokasi ini merupakan bagian penting dari tata kelola perusahaan yang lebih baik.
Secara kuantitatif, program ini akan mengalihkan maksimal sejumlah 105.803.800 lembar saham dari total saham yang telah dibeli kembali oleh perusahaan. Jumlah ini merupakan porsi signifikan dari total buyback.
"Program ESOP/MSOP ini akan mengalihkan maksimal 105.803.800 saham dari buyback berakhir 31 Juli 2025," demikian pernyataan yang dikeluarkan terkait rencana alokasi saham tersebut.
Lebih lanjut, alokasi saham untuk karyawan dan manajemen ini akan didukung oleh anggaran dana yang telah disiapkan oleh perusahaan. Anggaran ini mencerminkan nilai investasi perusahaan pada sumber daya manusianya.
Anggaran dana yang dialokasikan untuk mendukung program pengalihan saham ini mencapai angka fantastis, yaitu sebesar Rp 788,29 miliar. Dana ini menjadi penopang utama terlaksananya skema kepemilikan saham tersebut.
Batas waktu pelaksanaan penuh dari program pengalihan saham yang diperuntukkan bagi karyawan dan manajemen ini ditetapkan hingga pertengahan tahun 2025. Hal ini memberikan jangka waktu yang cukup bagi implementasi yang terstruktur.
Keputusan ini menggarisbawahi upaya AMMN untuk mempertahankan talenta terbaik melalui mekanisme insentif jangka panjang yang terikat pada kinerja perusahaan secara keseluruhan.