INFOTREN.ID - PT Petrosea Tbk (PTRO) baru saja mengumumkan langkah korporasi besar terkait kepemilikan asetnya di pasar modal Indonesia. Perusahaan ini secara resmi melakukan divestasi terhadap salah satu anak usaha strategis yang dimilikinya.

Berdasarkan informasi terbaru, PTRO telah melepas hampir seluruh kepemilikan sahamnya di PT Kemilau Mulia Sakti. Langkah ini menjadi sorotan tajam bagi para pelaku pasar dan investor di tanah air karena nilai transaksinya yang besar.

Total saham yang dilepas oleh Petrosea dalam transaksi ini mencapai angka 99,995 persen. Persentase tersebut menunjukkan adanya pengalihan kendali yang hampir menyeluruh atas entitas anak usaha tersebut kepada pihak pembeli.

Pihak yang menjadi pembeli dalam transaksi jumbo ini adalah PT Singaraja Putra Tbk (SINI). Perusahaan ini diketahui memiliki keterkaitan erat dengan sosok pengusaha ternama, Happy Hapsoro.

Nilai transaksi dari penjualan saham PT Kemilau Mulia Sakti ini mencapai angka yang sangat fantastis. Kesepakatan antara kedua belah pihak tersebut dipatok pada nilai total sebesar Rp 1,73 triliun.

Informasi mengenai detail transaksi pelepasan aset ini dilansir dari keterangan resmi perusahaan yang disampaikan kepada otoritas bursa. Hal ini dilakukan guna memenuhi prinsip transparansi dan keterbukaan informasi di pasar modal.

Divestasi ini diprediksi akan memberikan dampak signifikan terhadap struktur permodalan Petrosea di masa mendatang. Perusahaan kini memiliki fleksibilitas lebih untuk memperkuat likuiditas atau mendanai proyek strategis lainnya.

Di sisi lain, akuisisi yang dilakukan oleh PT Singaraja Putra Tbk (SINI) semakin memperkuat posisi mereka di industri terkait. Kehadiran Happy Hapsoro di balik emiten SINI menambah daya tarik tersendiri bagi pergerakan saham perusahaan tersebut.

Para investor kini tengah mencermati bagaimana penggunaan dana hasil penjualan jumbo tersebut akan dialokasikan oleh manajemen PTRO. Efisiensi operasional dan rencana ekspansi menjadi dua hal yang paling dinantikan oleh publik.