INFOTREN.ID - Esteban Andrada, sang penjaga gawang yang membela tim Real Zaragoza, akhirnya angkat bicara mengenai insiden dramatis yang terjadi pada laga derby wilayah Aragon. Peristiwa ini terjadi saat Zaragoza bertandang melawan rival sekota mereka, SD Huesca.

Insiden yang menjadi pusat perhatian publik sepak bola tersebut terjadi tepat di menit-menit akhir pertandingan yang berlangsung sengit di kandang Huesca, yakni stadion El Alcoraz. Intensitas pertandingan yang tinggi memicu berbagai ketegangan di antara kedua kubu.

Sorotan utama tertuju pada tindakan Andrada yang secara fisik menyerang bek lawan dari SD Huesca, Jorge Pulido. Aksi ini digambarkan sebagai luapan emosi yang tidak terkendali dari sang kiper di tengah panasnya persaingan derby.

Tindakan kekerasan tersebut sontak menciptakan kegaduhan besar dan mengganggu dinamika pertandingan yang sudah berjalan sangat emosional. Insiden ini segera menarik perhatian otoritas sepak bola serta para penggemar yang menyaksikan laga tersebut.

Pasca pertandingan, Andrada memilih untuk tidak bungkam dan menyampaikan permohonan maafnya secara terbuka kepada publik. Ia menyadari sepenuhnya dampak negatif dari tindakannya di lapangan hijau.

Penyesalan mendalam diungkapkan oleh Andrada karena ia merasa aksinya telah mencoreng nama baik institusi yang ia wakili. Hal ini menjadi beban moral yang harus ia tanggung sebagai seorang profesional.

"Ia menyadari bahwa aksinya memberikan citra negatif bagi klub yang ia bela, para pendukung, serta profesi yang ia jalani," demikian ia menyampaikan penyesalannya atas insiden yang terjadi, seperti dikutip dari JAKARTAHYPE.COM.

Andrada mengakui bahwa sebagai seorang atlet profesional, ia seharusnya mampu mengendalikan diri sepenuhnya meski dalam situasi yang paling menekan sekalipun. Kesalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi kariernya ke depan.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, sang kiper berharap publik dan semua pihak yang terkait dapat menerima permintaan maafnya dan melihat ini sebagai sebuah kesalahan emosional sesaat dalam laga penuh tekanan.