INFOTREN.ID - PT Sariguna Primatirta (CLEO) berhasil mencatatkan kinerja finansial yang positif sepanjang kuartal pertama tahun 2026. Pertumbuhan signifikan terlihat pada total penjualan perusahaan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa strategi bisnis yang dijalankan oleh manajemen CLEO mulai menunjukkan hasil yang memuaskan di awal tahun fiskal ini. Kinerja ini menjadi indikator penting bagi prospek perusahaan ke depan.

Secara spesifik, kenaikan laba bersih perusahaan turut mengikuti tren positif penjualan yang terjadi. Laba bersih CLEO dikabarkan mengalami peningkatan sebesar 5,2% pada kuartal I-2026.

Pendorong utama di balik kenaikan kinerja ini berasal dari salah satu lini bisnis inti perusahaan. Segmen produk penjualan dalam kemasan botol menunjukkan performa yang sangat kuat.

Segmen botol ini menjadi kontributor pendapatan terbesar bagi PT Sariguna Primatirta selama periode tersebut. Kontribusi segmen ini sangat vital dalam menggerakkan mesin pertumbuhan perusahaan secara keseluruhan.

Pendapatan yang dihasilkan dari penjualan segmen botol mencapai angka substansial, yakni sebesar Rp 432,7 miliar. Angka ini mencerminkan permintaan pasar yang stabil terhadap produk-produk dalam kemasan botol CLEO.

Angka pendapatan segmen botol tersebut menunjukkan peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun fiskal sebelumnya. Kenaikan ini tercatat mencapai 16,9% secara tahunan atau Year-on-Year (YoY).

Dilansir dari berbagai sumber berita, pertumbuhan penjualan perusahaan secara keseluruhan mencapai angka 15,8% pada kuartal pertama tahun 2026. Angka ini menggarisbawahi keberhasilan perusahaan dalam menjaga momentum pertumbuhan.

Kinerja positif ini menegaskan posisi Sariguna Primatirta sebagai pemain kunci dalam industri minuman kemasan di Indonesia. Fokus pada segmen botol terbukti menjadi strategi yang efektif untuk mendongkrak pendapatan perusahaan.