INFOTREN.ID - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) secara resmi mengumumkan adanya perpanjangan batas waktu pendaftaran untuk program sertifikasi kompetensi gratis. Program ini ditujukan khusus bagi para peserta Pemagangan Nasional Batch 1 serta Batch 1B yang masih memiliki kesempatan untuk mendaftar.
Informasi mengenai perpanjangan ini disampaikan langsung oleh pihak Kemnaker melalui unggahan resmi mereka di berbagai platform media sosial yang dikonsumsi publik. Hal ini memberikan waktu tambahan yang krusial bagi peserta yang sebelumnya belum sempat menyelesaikan proses registrasi.
Perpanjangan masa pendaftaran ini menjadi peluang emas karena sertifikasi kompetensi yang ditawarkan merupakan sertifikat resmi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat ini diterbitkan melalui sistem terintegrasi di platform Magang Hub milik Kemnaker.
"Info terbaru buat peserta Pemagangan Nasional Batch 1 & 1B! Pendaftaran sertifikasi kompetensi GRATIS dari BNSP resmi diperpanjang sampai 22 Mei 2026," demikian bunyi pengumuman resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan.
Adapun jadwal pelaksanaan asesmen atau ujian kompetensi telah ditetapkan untuk berlangsung dalam rentang waktu yang spesifik. Agenda asesmen ini dijadwalkan dimulai pada tanggal 20 Mei hingga berakhir pada 20 Juni 2026 mendatang.
Bagi peserta yang berhasil mengikuti asesmen dan dinyatakan lulus atau kompeten, mereka akan secara otomatis memperoleh sertifikat resmi BNSP. Sertifikat ini berfungsi sebagai bukti konkret atas pengakuan keahlian yang telah mereka kuasai selama periode magang.
PT MBI Gandeng Disnakertrans Muba Seleksi Ketat 25 Petugas Keamanan Prioritas Warga Lokal
Proses registrasi untuk mendapatkan sertifikasi kompetensi ini wajib dilaksanakan secara daring (online). Peserta harus mengakses situs resmi yang telah disediakan, yaitu maganghub.kemnaker.go.id untuk memulai pendaftaran.
Setelah berhasil mendaftar, peserta kemudian dipersilakan untuk memilih jadwal asesmen yang paling sesuai dengan ketersediaan waktu dan bidang keahlian yang mereka miliki. Kemnaker memfasilitasi 15 pilihan skema sertifikasi yang dapat disesuaikan dengan pengalaman peserta selama menjalani pemagangan.
Dilansir dari Detikcom, ujian atau asesmen kompetensi ini akan diselenggarakan secara tatap muka atau luring. Pelaksanaan ujian akan bertempat di lokasi yang telah ditunjuk, yaitu Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) serta Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP).