INFOTREN.ID - Sebanyak 28 jurnalis yang tergabung dalam Journalist MAX Community (JMC) baru-baru ini menyelesaikan sebuah ekspedisi yang cukup menantang di wilayah Sumatera. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen mereka untuk mendukung dan mempromosikan potensi pariwisata yang dimiliki oleh Indonesia.
Ekspedisi yang sukses dituntaskan ini diberi nama MAXI Tour Boemi Nusantara oleh para peserta. Nama tersebut mencerminkan semangat para jurnalis dalam menjelajahi kekayaan alam dan budaya nusantara dengan kendaraan mereka.
Perjalanan turing jarak jauh lintas pulau ini memiliki misi utama yang sangat jelas, yaitu mempromosikan secara aktif potensi pariwisata yang ada di berbagai wilayah Indonesia. Fokus utama kegiatan ini adalah memperkenalkan destinasi-destinasi yang dikunjungi selama ekspedisi berlangsung.
Kegiatan yang dinilai sangat berkesan bagi para peserta ini dilaksanakan selama empat hari penuh dalam rangkaian jadwal yang telah ditetapkan. Pelaksanaan ekspedisi ini berlangsung dari tanggal 8 hingga 11 Mei 2026, memberikan waktu yang cukup untuk eksplorasi.
Total jarak tempuh yang berhasil diselesaikan oleh rombongan jurnalis tersebut secara akumulatif melebihi angka 500 kilometer. Pencapaian jarak ini menunjukkan ketangguhan para peserta dan kendaraan MAXI Yamaha yang digunakan dalam perjalanan.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, kegiatan ini menandai komitmen nyata komunitas jurnalis tersebut dalam mendukung sektor pariwisata dalam negeri. Mereka memanfaatkan momen turing ini sebagai sarana pelaporan mendalam mengenai destinasi wisata.
"Sebanyak 28 jurnalis yang tergabung dalam Journalist MAX Community (JMC) baru-baru ini berhasil menuntaskan sebuah ekspedisi yang menantang," mengutip pernyataan terkait pelaksanaan ekspedisi tersebut.
Lebih lanjut mengenai tujuan kegiatan, disebutkan bahwa perjalanan turing lintas pulau ini memiliki misi utama yaitu mempromosikan potensi pariwisata Indonesia. Fokus kegiatan ini adalah wilayah-wilayah yang dikunjungi selama ekspedisi berlangsung, ujar seorang perwakilan JMC.
Kegiatan yang berkesan ini dilaksanakan selama empat hari, yakni mulai tanggal 8 hingga 11 Mei 2026, menunjukkan perencanaan yang matang dari pihak penyelenggara. Total jarak tempuh yang berhasil diselesaikan oleh rombongan ini melebihi 500 kilometer, menegaskan skala ekspedisi tersebut, tambah perwakilan komunitas.