INFOTREN.ID - Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi memberikan peringatan khusus terhadap pergerakan saham dua emiten, yakni PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) dan PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA). Langkah ini diambil otoritas bursa menyusul adanya fluktuasi harga yang dinilai berada di luar kebiasaan atau tidak wajar.
Berdasarkan informasi terkini, kedua saham tersebut telah dimasukkan ke dalam kategori Unusual Market Activity (UMA). Status pengawasan ketat terhadap saham KONI dan BAPA ini mulai diberlakukan oleh pihak otoritas sejak sesi perdagangan hari Rabu (15/4).
Keputusan ini diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap investor di pasar modal Indonesia, dilansir dari pengumuman resmi Bursa Efek Indonesia. Pihak bursa menilai perlu ada transparansi lebih lanjut mengenai volatilitas harga yang terjadi pada kedua emiten tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
"Pengumuman UMA ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," ujar pihak otoritas Bursa Efek Indonesia dalam keterangan tertulisnya.
Meski demikian, para pelaku pasar diminta untuk terus mencermati kinerja perusahaan yang bersangkutan dalam waktu dekat. Investor diharapkan mempertimbangkan berbagai kemungkinan serta risiko yang ada sebelum mengambil keputusan investasi pada saham KONI maupun BAPA.
"Para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa," kata pihak otoritas Bursa Efek Indonesia menjelaskan langkah yang harus diperhatikan oleh para pemegang saham.
Selain itu, pihak bursa juga mengimbau masyarakat untuk selalu mencermati setiap keterbukaan informasi yang disampaikan oleh emiten. Hal ini sangat penting agar para pemodal mendapatkan gambaran utuh mengenai aksi korporasi yang mungkin sedang direncanakan oleh manajemen perusahaan.
"Investor juga perlu mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS," tegas pihak otoritas Bursa Efek Indonesia melalui pernyataan resminya.
Masuknya KONI dan BAPA ke dalam radar UMA memberikan sinyal kuat bagi pasar akan adanya potensi risiko volatilitas yang tinggi. Dampaknya, para trader biasanya akan cenderung lebih berhati-hati dan selektif dalam melakukan transaksi pada saham-saham yang masuk dalam pantauan khusus ini.