INFOTREN.ID - PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN) telah menetapkan rencana distribusi dividen tunai untuk tahun buku yang berakhir pada 2023. Keputusan ini merupakan hasil dari kinerja perusahaan sepanjang periode tersebut yang dinilai positif oleh jajaran direksi.
Dividen yang akan dibagikan tersebut dialokasikan sebesar total Rp 19,12 miliar kepada seluruh pemegang saham yang berhak. Jumlah ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memberikan imbal hasil kepada investor setia mereka.
Secara perolehan per saham, setiap lembar saham LPIN akan mendapatkan hak atas dividen tunai sebesar Rp 45. Angka ini cukup menarik bagi investor yang mencari pendapatan pasif dari investasi saham mereka.
Keputusan pembagian dividen ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang telah diselenggarakan sebelumnya. RUPST menjadi forum pengambilan keputusan tertinggi mengenai alokasi laba bersih perusahaan.
Kepada para pemegang saham, manajemen perusahaan mengharapkan kebijakan ini dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap prospek Multi Prima Sejahtera ke depan. Pembagian keuntungan adalah cerminan kesehatan finansial perusahaan.
Dikutip dari informasi yang tersedia, pembagian dividen tunai sebesar Rp 19,12 miliar atau setara dengan Rp 45 per saham telah disepakati untuk tahun buku 2025. Informasi mengenai jadwal pasti pembagian perlu dicermati lebih lanjut oleh investor.
Investor yang ingin menikmati hak dividen ini diwajibkan untuk memegang saham LPIN hingga tanggal tertentu yang akan ditetapkan sebagai tanggal pencatatan atau record date. Hal ini krusial untuk memastikan nama mereka masuk dalam daftar penerima.
Saat ini, publik menantikan pengumuman resmi mengenai jadwal pembayaran dan tanggal cum/ex-date dividen tersebut. Para pemegang saham disarankan untuk memantau pengumuman bursa secara berkala untuk mendapatkan detail jadwal pastinya.
Hal ini penting agar para investor tidak terlewatkan kesempatan untuk mendapatkan hak dividen tunai yang telah ditetapkan oleh perseroan. Kesiapan administrasi akan menjamin kelancaran proses pencairan dividen.