INFOTREN.ID – Indonesia telah menerima dua unit radar pengawas udara jarak jauh Thales Ground Master (GM) 403 yang merupakan bagian dari total 13 unit yang dipesan oleh TNI Angkatan Udara (AU) pada tahun 2023. Pengadaan alutsista strategis ini merupakan hasil kemitraan antara Thales dan PT Len Industri.
Radar-radar modern ini dirancang untuk memperkuat pengawasan wilayah udara nasional dan akan terintegrasi dengan sistem Air C4I Thales (SkyView). Sistem ini diklaim mampu menyajikan gambaran operasional wilayah udara Indonesia secara komprehensif, memungkinkan deteksi dini ancaman, serta memberikan pemantauan situasi secara real-time bagi TNI AU.
Menurut keterangan, dua radar pertama telah dikirimkan ke Indonesia mulai tahun 2025. Sementara itu, 11 unit radar sisanya dijadwalkan akan dikirimkan dalam waktu 12 bulan ke depan.
Upacara resmi penyerahan ini tidak hanya menandai kedatangan alutsista baru, tetapi juga menegaskan kembali kepercayaan Kementerian Pertahanan Indonesia terhadap kapabilitas PT Len Industri dan Thales. Kedua mitra ini telah membangun basis instalasi radar pengawas jarak jauh yang andal di Indonesia, didukung oleh program transfer teknologi yang ambisius serta kemampuan dukungan teknis jangka panjang.
Penguatan sistem pemantauan udara menjadi prioritas utama dalam menghadapi kompleksitas ancaman modern dan kondisi geografis Indonesia yang berbentuk kepulauan, sekaligus menjawab tantangan integrasi antar sistem pertahanan.
Kemitraan strategis ini diharapkan dapat memicu momentum baru bagi PT Len Industri dan Thales. Peluang pengembangan mencakup sistem komando dan kendali (C2) pengawasan udara yang lebih mandiri, pengembangan teknologi radar baru, transfer keahlian ke Indonesia, serta dukungan perawatan jangka panjang bagi radar yang digunakan TNI.
Guy Bonassi, Senior Vice-President, Asia & Latin America, Thales, menyatakan komitmen perusahaan dalam mendukung ambisi pertahanan Indonesia.
“Indonesia dan Prancis memiliki kemitraan yang kuat dalam beberapa tahun terakhir, di mana masing-masing pihak saling melengkapi untuk mendukung sektor pertahanan Indonesia. Kami bangga telah mengirimkan dua radar pertama ke Indonesia dan kami ingin memperkuat kemitraan yang sukses ini lebih jauh," ujar Bonassi.
Ia menambahkan, "Dengan membangun pengetahuan dan keahlian lokal, memperkuat kapabilitas industri, serta memastikan perawatan dan dukungan teknis yang dekat dengan pengguna akhir, kami berkomitmen untuk mendorong ambisi kedaulatan pertahanan Indonesia.”