INFOTREN.ID - Pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan bantuan kemanusiaan tahap pertama untuk korban gempa bumi di Turki dan Suriah pada Selasa (7/2/2023). Bantuan tersebut dikirim menggunakan dua pesawat angkut Hercules C-130 milik TNI AU. Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menjelaskan bahwa bantuan awal ini terdiri dari kebutuhan dasar yang sangat mendesak bagi para pengungsi. "Bantuan tahap pertama ini adalah kebutuhan yang paling mendesak, seperti tenda, selimut, dan obat-obatan," ujar Suharyanto, di Skuadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (7/2/2023).

Penerbangan pertama diberangkatkan pukul 14.00 WIB, membawa bantuan untuk Turki, dan diikuti penerbangan kedua yang membawa bantuan untuk Suriah. Suharyanto menambahkan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian bangsa Indonesia terhadap masyarakat yang terdampak bencana dahsyat tersebut. Total bantuan yang dikirimkan pada tahap pertama ini mencapai 40 ton lebih.

"Ini adalah bentuk solidaritas dan kepedulian bangsa Indonesia kepada masyarakat Turki dan Suriah yang sedang berduka," kata Suharyanto. Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Jika diperlukan bantuan lebih lanjut, Pemerintah Indonesia siap mengirimkan gelombang bantuan berikutnya.

Pemberangkatan bantuan ini turut disaksikan oleh Duta Besar Turki untuk Indonesia, A. Kadir Kemik, yang menyampaikan terima kasih atas respons cepat Pemerintah Indonesia. "Kami sangat menghargai respons cepat dari Pemerintah Indonesia. Bantuan ini sangat berarti bagi kami di masa sulit ini," kata Kadir Kemik.

BNPB bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan berbagai pihak terkait untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik. Rencananya, tim medis dan tim pencarian dan pertolongan (SAR) juga akan diberangkatkan dalam gelombang selanjutnya.

Dilansir dari situs resmi BNPB, proses logistik dan persiapan keberangkatan dilakukan secara cepat setelah gempa besar melanda kedua negara tersebut pada Senin (6/2/2023) dini hari waktu setempat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan penderitaan para korban yang kehilangan tempat tinggal dan menghadapi cuaca dingin ekstrem.

Kepala BNPB juga mengimbau masyarakat Indonesia yang ingin berdonasi agar menyalurkannya melalui lembaga resmi yang telah ditunjuk oleh Pemerintah. Hal ini untuk memastikan bantuan tersalurkan secara transparan dan tepat sasaran.

"Kami mengimbau masyarakat yang ingin membantu, silakan melalui jalur resmi yang sudah ditetapkan pemerintah, agar penyalurannya tepat sasaran," tutup Suharyanto.

JUDUL: Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Turki dan Suriah