INFOTREN.ID - Sebuah peristiwa geologis tercatat mengguncang wilayah Provinsi Aceh pada Selasa dini hari, tanggal 30 Juni 2026. Kejadian ini berupa gempa bumi dengan kekuatan yang relatif kecil.
Getaran gempa yang dimaksud memiliki skala Magnitudo (M) 2,5 pada pengukuran seismograf. Meskipun kekuatannya tergolong ringan, kejadian ini tetap menarik perhatian otoritas terkait.
Wilayah spesifik yang merasakan dampak dari guncangan seismik ini adalah Kabupaten Aceh Barat Daya. Kejadian ini terjadi pada waktu subuh, menambah catatan peristiwa alam di wilayah tersebut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bertindak sebagai sumber informasi resmi mengenai peristiwa seismik yang terjadi. Mereka bertanggung jawab dalam mencatat dan menganalisis data gempa.
BMKG secara akurat mencatat waktu pasti terjadinya guncangan tersebut. Informasi ini penting untuk pemetaan aktivitas tektonik di kawasan tersebut.
Dilansir dari HOTNEWS.ID, peristiwa geologis ini terjadi pada dini hari Selasa (30/6/2026). Waktu kejadian ini menjadi salah satu data kunci dalam analisis BMKG.
Gol Dramatis Injury Time Antar Brasil dan Jepang Pastikan Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026
"Kejadian ini berupa guncangan gempa bumi yang berkekuatan Magnitudo (M) 2,5," demikian informasi yang dirilis mengenai intensitas gempa tersebut.
"Wilayah yang merasakan getaran gempa tersebut adalah Kabupaten Aceh Barat Daya," mengonfirmasi lokasi pusat getaran yang dirasakan oleh warga setempat.
"Meskipun kekuatannya tergolong kecil, peristiwa ini tetap menjadi perhatian otoritas terkait," menegaskan bahwa setiap aktivitas seismik dipantau serius oleh pihak berwenang.