INFOTREN.ID - Beşiktaş bersiap menghadapi tantangan penting dalam perempat final Ziraat Türkiye Kupası, di mana mereka akan menjamu Corendon Alanyaspor di kandang sendiri. Pertandingan krusial ini menjadi sangat vital mengingat posisi tim di liga domestik yang kurang memuaskan.

Laga ini, yang dijadwalkan pada 23 April 2026 pukul 20:18, diselenggarakan oleh Anadolu Ajansı. Fokus utama tim saat ini sepenuhnya tercurah untuk memenangkan kompetisi piala ini demi mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan.

Menjelang pertandingan tersebut, pelatih kepala Beşiktaş, Sergen Yalçın, menyampaikan sejumlah penilaian mengenai situasi tim dan prospek mereka di turnamen ini. Ia menegaskan bahwa Piala Turki kini menjadi prioritas utama bagi skuad besutannya.

"Posisi kami di liga membuat Piala ini semakin menonjolkan kepentingannya. Piala bagi kami sangat berharga karena merupakan satu-satunya jalur kami menuju Eropa," ujar Sergen Yalçın.

Yalçın menambahkan bahwa persiapan tim telah dilakukan dengan sangat matang dan mereka bertekad untuk melaju ke babak semifinal. Mereka berharap dapat memberikan tontonan menghibur di hadapan para pendukung yang hadir.

"Oleh karena itu, kami telah mempersiapkan diri dengan baik. Kami ingin menang dan melangkah ke semifinal, serta memenangkan piala ini. Semoga malam ini menjadi malam yang indah dengan permainan yang baik dan dukungan suporter yang solid, sehingga kami bisa melanjutkan perjalanan," tambah Sergen Yalçın.

Terkait kondisi skuad, pelatih berusia 53 tahun itu mengonfirmasi bahwa timnya kini dalam kekuatan penuh tanpa ada masalah pemain absen. Pemain seperti Ndidi dan Emirhan dilaporkan telah kembali bergabung dengan tim.

"Ndidi dan Emirhan juga sudah kembali, sehingga saat ini kami tidak memiliki kekurangan pemain. Kami telah membuat seluruh rencana kami berpusat pada turnamen piala ini. Kami ingin mengakhiri musim dengan tampil di final piala," kata Sergen Yalçın.

Yalçın menekankan bahwa filosofi Beşiktaş tidak mengenal lawan yang dihadapi ketika mereka bertanding di lapangan hijau. Ia meyakini bahwa dengan nama besar klub, mereka selalu diposisikan sebagai unggulan.