INFOTREN.ID - Pertandingan besar bertajuk Derbi Jawa Timur (Jatim) akan segera tersaji dalam rangkaian pekan ke-30 kompetisi Liga 1 musim ini. Duel tersebut mempertemukan dua tim rival abadi, yakni Arema FC yang akan berhadapan langsung dengan Persebaya Surabaya.

Laga yang diprediksi berjalan alot dan krusial bagi kedua tim ini dijadwalkan untuk dilaksanakan pada hari Selasa mendatang, tepatnya tanggal 28 April. Lokasi netral yang dipilih sebagai arena pertandingan adalah Stadion Kapten I Wayan Dipta yang berlokasi di Gianyar.

Menyongsong pertandingan penting ini, kubu Singo Edan, julukan Arema FC, dikabarkan telah mematangkan persiapan di bawah arahan pelatih kepala mereka. Fokus utama adalah membangun fondasi taktik yang solid untuk meredam kekuatan Bajul Ijo, julukan Persebaya Surabaya.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, secara tegas menyatakan bahwa timnya telah meramu sebuah strategi khusus yang telah dirancang secara mendetail untuk menghadapi rivalitas klasik Jatim tersebut. Persiapan ini menunjukkan keseriusan tim dalam meraih poin maksimal.

Santos mengungkapkan bahwa jajaran pelatih telah melakukan analisis mendalam dan komprehensif mengenai kekuatan tim lawan. Hal ini mencakup pemetaan taktik dan pemantauan ketat terhadap pergerakan pemain-pemain kunci yang dimiliki oleh Persebaya Surabaya.

"Saya telah meramu strategi khusus untuk menghadapi tim berjuluk Bajul Ijo tersebut," tegas Marcos Santos, menggarisbawahi pentingnya persiapan taktis dalam laga ini.

Lebih lanjut, Santos mengindikasikan bahwa terjadi perubahan signifikan dalam pendekatan permainan yang akan diterapkan oleh Arema FC pada laga kali ini. Perubahan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif di lapangan hijau.

Menurut pengamatan pelatih asal Brasil tersebut, perubahan paling menonjol kini terletak pada penerapan pendekatan taktik yang dinilai lebih modern dan memiliki efisiensi tinggi dalam menjalankan misi serangan maupun pertahanan.

"Ia mulai membangun karakter permainan vertikal dengan jarak antarlini yang rapat serta pola serangan yang lebih langsung ke jantung pertahanan lawan," ujar salah satu sumber internal tim mengenai arahan Santos.