INFOTREN.ID - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono, menyuarakan harapan signifikan terkait penyelenggaraan Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB PB) di masa mendatang. Harapan utamanya adalah peningkatan jumlah institusi pendidikan yang berpartisipasi dalam kompetisi tahunan tersebut.

Tujuan utama dari dorongan ekspansi peserta ini adalah untuk memperkuat proses pendidikan karakter bangsa yang menjadi fokus utama pemerintah daerah. Peningkatan kuantitas peserta dinilai sebagai strategi efektif dalam menyebarkan nilai-nilai fundamental kebangsaan.

Menurut perspektif Deni Wicaksono, semakin banyak sekolah dan institusi yang terlibat dalam LKBB PB, maka semakin luas pula jangkauan upaya penanaman nilai-nilai esensial di kalangan pelajar. Hal ini sejalan dengan upaya pembentukan generasi penerus yang memiliki fondasi karakter kuat.

Nilai-nilai fundamental yang dimaksud mencakup peningkatan kesadaran kebangsaan yang mendalam dan rasa cinta Tanah Air yang tulus di hati para generasi muda. Disiplin tinggi juga menjadi salah satu output positif yang diharapkan dari kegiatan baris-berbaris ini.

Pernyataan penting mengenai perluasan ajang LKBB PB ini disampaikan oleh Deni Wicaksono pada momen penutupan resmi acara tingkat Provinsi Jawa Timur. Momen penutupan tersebut menandai berakhirnya rangkaian kompetisi untuk periode tahun 2026.

Acara penutupan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu (27/6) kemarin, menandai puncak kegiatan kompetisi LKBB PB di tingkat provinsi. Lokasi pelaksanaan penutupan dipilih di area yang representatif untuk acara kenegaraan.

Lokasi spesifik penutupan berlangsung di Lapangan Upacara Gedung DPRD Provinsi Jawa Timur, tempat yang dianggap strategis dan memiliki nilai simbolis penting. Hal ini menunjukkan dukungan penuh dari lembaga legislatif daerah terhadap kegiatan ini.

Dikutip dari HOTNEWS.ID, Deni Wicaksono menekankan pentingnya pendidikan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler yang terstruktur. "Semakin banyak institusi pendidikan yang terlibat dalam kompetisi ini, semakin luas pula jangkauan upaya penanaman nilai-nilai fundamental," ujar Deni Wicaksono.

Beliau juga menggarisbawahi substansi dari nilai-nilai tersebut. "Nilai-nilai tersebut mencakup kesadaran kebangsaan, kedisiplinan tinggi, serta rasa cinta Tanah Air di kalangan generasi muda penerus bangsa," kata Wakil Ketua DPRD Jatim tersebut.