INFOTREN.ID - Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh delegasi kebudayaan Indonesia di kancah global. Kali ini, Yayasan Kiny Cultura Indonesia berhasil mengharumkan nama bangsa di ajang bergengsi Llangollen International Musical Eisteddfod 2026 yang diselenggarakan di Wales, Inggris.

Ajang internasional yang berafiliasi dengan UNESCO ini menjadi panggung bagi para seniman Indonesia untuk menampilkan kekayaan seni tradisional tanah air. Keikutsertaan mereka membuktikan daya tarik dan keindahan budaya Indonesia yang mendunia.

Dalam kompetisi Folk Dance Competition, tim Indonesia berhasil menduduki posisi puncak sebagai Juara 1. Kemenangan ini diraih berkat penampilan yang memukau dari Tari Sanghyang, yang berhasil memikat hati para juri maupun penonton.

"Kami sangat bangga bisa membawa pulang gelar juara 1 ini. Ini adalah bukti nyata bahwa seni tradisional Indonesia memiliki tempat istimewa di mata dunia," ujar salah satu perwakilan delegasi.

Pertunjukan Tari Sanghyang yang ditampilkan oleh delegasi Indonesia menampilkan gerakan dinamis dan kostum yang kaya akan filosofi. Keunikan dan kekhasan tarian tersebut menjadi daya tarik utama yang membedakan dari penampilan kontestan lainnya.

Festival Llangollen International Musical Eisteddfod merupakan sebuah wadah penting bagi pertukaran budaya lintas negara. Keikutsertaan Indonesia di ajang ini membuka peluang lebih luas untuk promosi budaya dan seni Indonesia.

Para seniman Indonesia tidak hanya menampilkan kebolehan mereka, tetapi juga berinteraksi dengan delegasi dari berbagai negara. Momen ini menjadi kesempatan berharga untuk membangun jejaring dan saling belajar mengenai keberagaman seni.

Kemenangan ini menjadi motivasi besar bagi Yayasan Kiny Cultura Indonesia untuk terus melestarikan dan mengembangkan seni tradisional. Harapannya, semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk mempelajari dan meneruskan warisan budaya bangsa.

"Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas penampilan dan memperkenalkan lebih banyak lagi kekayaan seni budaya Indonesia di berbagai forum internasional," tambah perwakilan delegasi tersebut.