INFOTREN.ID - Fran García, bek sayap andalan Real Madrid saat ini, memiliki akar yang unik di dunia olahraga. Ia berasal dari sebuah komunitas kecil bernama Bolaños de Calatrava di provinsi Ciudad Real, Spanyol.
Tempat kelahirannya ini dikenal memiliki ritme kehidupan yang tenang, namun menyimpan potensi talenta olahraga yang luar biasa besar. Kini, desa tersebut menjadi kebanggaan karena telah melahirkan seorang bintang sepak bola kelas dunia.
Meskipun kini kecepatan larinya di sisi kiri lapangan menjadi ciri khasnya di klub raksasa ibu kota, perjalanan awal Fran García berbeda dari dugaan banyak orang. Ia tidak langsung berkecimpung di dunia sepak bola sejak usia dini.
Fakta menarik menunjukkan bahwa kecintaan awal sang pemain terhadap olahraga profesional justru terwujud melalui bola di tangan, bukan di kaki. Hal ini berkaitan erat dengan budaya dominan di wilayah asalnya.
Di Bolaños de Calatrava, olahraga bola tangan atau handball memegang peranan sangat penting dalam kehidupan masyarakat setempat. Popularitasnya bahkan bisa disamakan dengan sebuah keyakinan atau agama bagi penduduk desa tersebut.
Sejak kecil, Fran García kerap kali menaruh kekaguman besar terhadap para bintang yang bermain untuk klub legendaris di cabang olahraga tersebut. Klub yang dimaksud adalah BM Ciudad Real.
"Kecilnya, Fran García kerap memimpikan untuk meniru para bintang dari klub BM Ciudad Real yang legendaris di cabang olahraga tersebut," demikian narasi yang menjelaskan awal mula inspirasi olahraganya, Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM.
Kondisi ini menunjukkan bagaimana lingkungan budaya dan tradisi olahraga lokal dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap arah karier seorang atlet profesional di masa depan.
Perjalanan dari pengagum bola tangan menuju bintang lapangan hijau Real Madrid menjadi bukti adaptabilitas dan bakat multi-olahraga yang dimiliki oleh Fran García.