INFOTREN.ID - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Jaminan Produk Halal (PPSDM JPH) menggelar kegiatan Beauty Class: Penguatan Citra Diri bagi Pegawai BPJPH RI di Aula Lantai 4 BPJPH, Jakarta, Senin, 18 Mei 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya BPJPH dalam mendukung peningkatan profesionalisme pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsi layanan JPH melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, terutama dalam membangun kepercayaan diri, penampilan, serta pembawaan diri yang profesional di lingkungan kerja dan pelayanan publik.

Menurut Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan, pelayanan prima tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis pegawai, tetapi juga oleh kemampuan membangun komunikasi yang baik dan menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat penerima layanan.

“Customer service excellent adalah membuat customer Anda tersenyum. Itu definisi customer service yang paling paten. Saat ini, pelayanan prima adalah bagaimana caranya membuat orang tersenyum,” terang Kepala BPJPH, dikutip dari siaran pers BPJPH.

Menurut pria yang biasa disapa Babe Haikal itu, kualitas pelayanan publik juga ditentukan oleh kemampuan pegawai dalam membangun interaksi yang tepat dan humanis bagi masyarakat yang dilayani. Ia menambahkan, sikap, komunikasi, serta pembawaan diri pegawai menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.

“Penampilan yang rapi, komunikasi yang baik, dan sikap yang ramah juga merupakan bagian dari pelayanan. Hal-hal sederhana seperti senyum, cara berbicara, dan cara menyambut masyarakat memiliki pengaruh besar terhadap kualitas pelayanan publik,” jelasnya.

Sementara itu, Plh Kepala PPSDM JPH BPJPH Beny Cahyadie menegaskan bahwa penguatan citra diri pegawai merupakan bagian dari pengembangan kompetensi nonteknis (soft competency) yang penting dalam mendukung kualitas pelayanan publik.

“Penguatan citra diri tidak hanya berkaitan dengan penampilan, tetapi juga mencakup etika komunikasi, kepercayaan diri, dan profesionalisme pegawai dalam berinteraksi dengan masyarakat. Hal ini menjadi bagian penting dalam membangun budaya pelayanan yang positif di lingkungan BPJPH,” tutur Beny Cahyadie.

Kegiatan yang diikuti pegawai wanita BPJPH RI tersebut menghadirkan sesi workshop dan demonstrasi make up oleh Make Up Artist (MUA) Maria Octy. Dalam pelaksanaannya, peserta juga mengikuti praktik langsung menggunakan perlengkapan make up pribadi yang telah dipersiapkan sebelumnya.