INFOTREN.ID - Amerika Serikat mengumumkan keberhasilan operasi militer yang melumpuhkan sebuah kapal tanker minyak di perairan internasional. Tindakan ini diambil setelah kapal tersebut diduga mengabaikan peringatan yang telah disampaikan oleh pasukan AS.
Kapal tanker yang menjadi sasaran dalam operasi ini diketahui bernama M/T Belma, yang mengibarkan bendera negara Curacao. Kapal ini sedang dalam perjalanan melintasi perairan internasional dengan tujuan akhir Pulau Kharg.
Pasukan Komando Sentral AS (CENTCOM) memantau pergerakan kapal M/T Belma yang berbendera Curacao. Kapal tersebut terdeteksi sedang melintasi perairan internasional dengan rute menuju Pulau Kharg.
"Pasukan Komando Sentral AS (CENTCOM) memantau kapal M/T Belma berbendera Curacao yang sedang melintasi perairan internasional menuju Pulau Kharg," demikian pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Komando Pusat Amerika Serikat.
Pernyataan resmi dari CENTCOM tersebut dikutip dari CNN, yang menjadi sumber pelaporan utama mengenai insiden ini.
Peristiwa ini menjadi sorotan dalam perkembangan keamanan maritim, khususnya di jalur pelayaran strategis seperti yang menuju Pulau Kharg.
Keberhasilan CENTCOM dalam melumpuhkan kapal tanker tersebut menunjukkan kesiapan dan respons cepat pasukan AS terhadap potensi ancaman di wilayah operasinya.
Informasi lebih lanjut mengenai identitas kru kapal atau muatan spesifik kapal tanker M/T Belma belum dirinci lebih lanjut oleh pihak CENTCOM.
Dikutip dari CNN, pernyataan resmi CENTCOM menegaskan bahwa kapal tersebut telah mengabaikan peringatan yang diberikan sebelum akhirnya dilumpuhkan.