INFOTREN.ID - Perubahan signifikan dalam arah kebijakan anggaran negara tengah diwujudkan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, yang menekankan pergeseran fokus anggaran demi kemaslahatan dan kesejahteraan rakyat.

Perubahan mendasar dalam orientasi politik anggaran ini telah ditetapkan untuk kepentingan publik yang lebih luas. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang terasa langsung oleh masyarakat di berbagai lapisan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, saat memberikan sambutan pada acara peringatan penting. Kehadirannya di acara tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan arah baru pembangunan nasional.

"Pak Presiden bahkan telah mengubah arah baru anggaran APBN kita. Politik anggaran diubah," ujar Muhaimin Iskandar saat memberikan sambutan pada Puncak Harlah ke-28 PKB di Jakarta Convention Center (JCC) pada Jumat, 24 Juli 2026.

Fokus utama dari perubahan kebijakan anggaran ini adalah pembangunan infrastruktur strategis. Salah satu program unggulan yang disorot adalah rencana pembangunan 5.000 unit jembatan di seluruh Indonesia.

Pembangunan jembatan ini diproyeksikan akan membuka akses baru, menghubungkan berbagai daerah, dan mempermudah mobilitas masyarakat. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan kualitas hidup warga.

Komitmen ini mencerminkan visi untuk pemerataan pembangunan dan memastikan bahwa anggaran negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia. Alokasi anggaran yang tepat sasaran menjadi kunci tercapainya tujuan tersebut.

Lebih lanjut, Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa perubahan ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera. Fokus pada pembangunan jembatan adalah salah satu contoh nyata dari upaya tersebut.

Dikutip dari HOTNEWS.ID, pernyataan ini disampaikan dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan menjadi ajang silaturahmi serta konsolidasi partai.