INFOTREN.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi potensi lonjakan penumpang selama periode libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Persiapan ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan seluruh pengguna jasa kereta api.

VP Public Relations KAI, Joni Martin H Situmorang, menyatakan bahwa KAI telah melakukan berbagai persiapan, baik dari sisi sarana, prasarana, maupun sumber daya manusia. Tujuannya adalah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama masa liburan panjang akhir tahun tersebut.

"Kami telah menyiapkan total 12 kereta api tambahan untuk periode Nataru 2023/2024 ini," ujar Joni Martin H Situmorang dalam keterangan resminya, Selasa (19/12/2023). Penambahan ini dilakukan untuk mengakomodasi tingginya permintaan tiket kereta api selama periode tersebut.

Keputusan untuk menambah armada kereta api ini diambil berdasarkan evaluasi tren pemesanan tiket yang menunjukkan peningkatan signifikan menjelang hari H libur Nataru. Kereta tambahan ini akan melayani berbagai rute favorit, baik jarak jauh maupun jarak menengah.

Joni menambahkan bahwa kebijakan penambahan kereta ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk meningkatkan kapasitas angkut penumpang. Hal ini sejalan dengan upaya KAI untuk terus menjadi pilihan utama transportasi massal yang aman dan tepat waktu.

"Masyarakat diimbau untuk segera memesan tiket jauh-jauh hari karena ketersediaan kursi untuk keberangkatan pada tanggal favorit sangat terbatas," kata Joni Martin H Situmorang. Imbauan ini penting mengingat tingginya minat masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api.

Lebih lanjut, KAI juga telah melakukan peningkatan kesiapan pada seluruh stasiun besar. Peningkatan ini mencakup penambahan petugas di loket, keamanan, serta fasilitas pendukung lainnya untuk memperlancar arus penumpang.

"Kami menjamin seluruh aspek operasional telah diperiksa dan dipastikan laik jalan. Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami selama periode Nataru ini," tegas Joni. Kesiapan teknis ini dilakukan untuk meminimalisir potensi hambatan selama perjalanan.

Dilansir dari laman resmi KAI, pemesanan tiket kereta tambahan ini sudah dapat dilakukan melalui berbagai kanal resmi KAI, termasuk aplikasi KAI Access, situs web, dan loket stasiun. Masyarakat didorong untuk memanfaatkan kanal digital untuk kemudahan transaksi.