INFOTREN.ID - Sebuah insiden yang menarik perhatian luas terjadi di jantung kota New York baru-baru ini, melibatkan sebuah aksi lamaran pernikahan yang dilakukan di lokasi sangat ekstrem. Peristiwa ini menjadi perbincangan hangat karena pasangan tersebut diketahui nekat beraksi di ketinggian sekitar 457 meter di atas permukaan tanah.

Aksi menantang maut tersebut dilakukan di salah satu gedung pencakar langit paling ikonik di dunia, yaitu Empire State Building. Kejadian ini lantas memicu respons cepat dari pihak berwenang setempat setelah rekaman aksi tersebut viral di media sosial.

Pasangan yang menjadi pusat perhatian publik ini telah berhasil diidentifikasi oleh media lokal sebagai Angela Nikolau yang berusia 33 tahun dan Ivan Beerkus yang berumur 32 tahun. Keduanya diketahui mengenakan perlengkapan serba hitam, termasuk penutup wajah saat melakukan manuver berbahaya tersebut.

Menurut informasi yang beredar, momen lamaran romantis yang berujung kontroversi ini terjadi sekitar pukul 12 siang waktu setempat. Pada jam tersebut, aktivitas di sekitar gedung ikonik itu diperkirakan cukup ramai, meningkatkan risiko insiden.

Bagian paling dramatis dari aksi mereka adalah ketika keduanya berhasil memasang sebuah spanduk berukuran besar tepat di ujung antena gedung pencakar langit tersebut. Spanduk tersebut didesain dengan latar belakang hitam dan tulisan berwarna putih yang mencolok.

Tulisan pada spanduk itu dilaporkan mengandung pesan yang bersifat filosofis, menyangkut tentang konsep cinta dan kedamaian yang ingin mereka sampaikan kepada publik. Namun, cara penyampaian pesan melalui aksi tanpa pengaman ini yang menjadi sorotan utama.

Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM, aksi menyatakan cinta yang ekstrem ini baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah pasangan kekasih nekat melangsungkan lamaran di ketinggian 457 meter di atas Empire State Building, New York. Peristiwa ini menarik perhatian luas karena pasangan tersebut melakukannya tanpa menggunakan peralatan pengaman yang memadai.

Dilansir dari berbagai sumber, "Pasangan yang menjadi viral tersebut telah teridentifikasi oleh media setempat sebagai Angela Nikolau yang berusia 33 tahun dan Ivan Beerkus yang berusia 32 tahun. Mereka terlihat mengenakan pakaian serba hitam dan penutup wajah saat melakukan aksi menantang maut tersebut," ungkap salah satu media yang meliput perkembangan kasus ini.

Lebih lanjut mengenai waktu kejadian, aksi ini dilakukan sekitar pukul 12 siang waktu setempat, di mana keduanya berhasil menggantungkan sebuah spanduk besar tepat di ujung antena gedung ikonik tersebut. Hal ini menunjukkan perencanaan yang matang meskipun dilakukan dengan cara yang sangat berisiko.