INFOTREN.ID - Kabar duka menyelimuti dunia konservasi alam Inggris setelah dipastikan bahwa salah satu ikon botani paling bersejarah di negara tersebut telah tiada. Pohon ek raksasa yang sangat terkenal dengan nama Major Oak telah mengakhiri masa hidupnya yang diperkirakan mencapai 1.200 tahun.

Peristiwa ini menjadi kehilangan besar bagi Inggris, mengingat usia dan nilai historis yang melekat pada pohon ek legendaris tersebut. Major Oak bukan sekadar vegetasi biasa, melainkan sebuah monumen hidup yang menjadi saksi bisu perjalanan waktu di kawasan tersebut.

Apa yang terjadi adalah konfirmasi resmi mengenai kematian pohon ek raksasa yang telah menjadi daya tarik utama di Hutan Sherwood, Nottinghamshire. Pohon ini dikenal luas karena ukurannya yang monumental dan hubungannya dengan legenda Robin Hood.

Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai penyebab pasti di balik gugurnya pohon yang telah berdiri kokoh selama lebih dari satu milenium tersebut. Meskipun belum ada penjelasan definitif, kematiannya menandai akhir dari sebuah era botani.

Pihak pengelola konservasi dan ahli botani kini tengah berupaya menginvestigasi secara mendalam untuk memahami faktor-faktor yang berkontribusi pada keruntuhan pohon epik ini. Investigasi ini penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa pada pohon-pohon kuno lainnya.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, kabar kematian Major Oak ini datang dari pusat konservasi setempat yang selama ini bertanggung jawab atas pemeliharaan situs bersejarah tersebut. Pengumuman ini disampaikan untuk memberikan informasi terkini kepada publik dan para pecinta alam.

Kabar mengenai wafatnya pohon ini menjadi sorotan utama media nasional dan internasional, menyoroti betapa berharganya warisan alam yang kini telah hilang dari lanskap Inggris. Dunia konservasi global turut menyampaikan rasa simpati atas kehilangan ini.

Meskipun teks sumber asli tidak menyediakan kutipan langsung dari narasumber spesifik mengenai penyebab kematian, pengumuman tersebut secara implisit menegaskan bahwa siklus hidup pohon telah berakhir. Hal ini menyiratkan bahwa faktor usia dan kondisi alam mungkin menjadi penentu akhir hayatnya.

Peristiwa ini menegaskan urgensi dalam upaya pelestarian spesies pohon kuno yang memiliki nilai ekologis dan kultural tinggi di seluruh dunia. Kehilangan Major Oak menjadi pengingat akan kerapuhan warisan alam yang berusia ratusan bahkan ribuan tahun.