INFOTREN.ID - Kecantikan kulit tidak hanya bergantung pada perawatan dari luar, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi harian. Para pakar kecantikan belakangan ini menyoroti pentingnya mengonsumsi makanan tertentu yang kaya akan zat gizi esensial untuk menjaga vitalitas kulit.

Salah satu makanan yang menonjol dalam daftar rekomendasi ini adalah ubi jalar. Makanan akar ini dikenal memiliki kemampuan untuk memberikan perlindungan biologis terhadap potensi kerusakan yang diakibatkan oleh paparan sinar matahari.

Hal ini disebabkan karena ubi jalar memiliki kandungan beta karoten yang sangat melimpah. Tubuh manusia akan memproses beta karoten ini dan mengubahnya menjadi Vitamin A yang sangat dibutuhkan oleh sel-sel kulit.

Vitamin A yang diperoleh dari proses ini akan bekerja secara alami masuk ke dalam sel-sel kulit, sehingga mampu memberikan nutrisi penting yang dibutuhkan untuk regenerasi dan perbaikan kulit.

Dengan rutin mengonsumsi ubi jalar, dampak negatif akibat paparan sinar UV dapat dikurangi secara signifikan. Selain itu, konsumsi teratur juga diklaim dapat membantu mencegah munculnya tanda-tanda penuaan dini yang sering dipicu oleh radiasi ultraviolet.

Ini menjadikan ubi jalar pilihan ideal bagi individu yang sering beraktivitas di luar ruangan dan bertujuan untuk menjaga kesehatan kulit mereka dalam jangka waktu yang panjang. Perawatan dari dalam ini menjadi pelengkap krusial selain penggunaan tabir surya harian.

Selain ubi jalar, kelompok buah beri-berian juga sangat direkomendasikan untuk kesehatan kulit. Buah seperti raspberry, blueberry, dan strawberry mengandung senyawa penting yang bermanfaat bagi kulit.

Kelompok buah ini kaya akan kandungan senyawa yang disebut anthocyanin. Senyawa ini dikenal sebagai antioksidan yang sangat ampuh dalam membantu proses pembersihan internal tubuh.

Anthocyanin berfungsi untuk menetralkan kerusakan yang terjadi pada kulit. Kerusakan tersebut umumnya disebabkan oleh faktor eksternal seperti radikal bebas, polusi udara yang mengancam, dan paparan sinar UV yang tak terhindarkan.