INFOTREN.ID - Perjalanan gemilang FC Barcelona dalam mempertahankan momentum kemenangan setelah resmi mengunci gelar juara LaLiga musim 2025/26 harus mengalami hambatan berarti. Blaugrana secara tak terduga harus mengakui keunggulan tuan rumah Deportivo Alaves dalam lanjutan kompetisi pekan ke-36.

Pertandingan penentu tersebut diselenggarakan di kandang Alaves, Estadio Mendizorrotza, pada Kamis dini hari WIB, tepatnya tanggal 14 Mei 2026. Hasil ini menjadi catatan minor bagi skuad yang kini berada di bawah arahan pelatih Hansi Flick menjelang akhir musim.

Secara keseluruhan, skor akhir pertandingan menunjukkan keunggulan tipis bagi Deportivo Alaves dengan skor akhir 1-0 atas sang raksasa Katalan. Kemenangan ini diraih Alaves berkat penampilan solid mereka di hadapan pendukung setia.

Kekalahan ini menandai tumbangnya Barcelona dalam laga tandang pertama mereka semenjak dipastikan meraih status juara liga domestik Spanyol. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi tim tampak menurun setelah target utama musim ini tercapai.

Secara spesifik, apa yang terjadi adalah Barcelona gagal mencetak gol balasan setelah kebobolan satu gol sepanjang 90 menit pertandingan. Pertandingan ini berlangsung sengit meskipun status juara Barcelona sudah tidak bisa diganggu gugat lagi.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, kekalahan ini tentunya menjadi evaluasi penting bagi staf kepelatihan Barcelona untuk menjaga fokus para pemain di sisa pekan yang ada. Meskipun demikian, pencapaian gelar juara tetap menjadi prestasi utama musim ini.

Pertandingan ini adalah bagian dari rangkaian lanjutan kompetisi LaLiga pada pekan ke-36, yang menentukan posisi akhir klub-klub di klasemen. Bagi Alaves, tiga poin ini sangat berharga untuk memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen liga.

Kekalahan ini menunjukkan bahwa status juara tidak otomatis menjamin kemenangan dalam setiap pertandingan sisa, sebagaimana yang terlihat dalam duel melawan Alaves di Mendizorrotza. Barcelona perlu segera bangkit dari kekalahan ini untuk menghadapi jadwal padat selanjutnya.

"Perjalanan Barcelona dalam mempertahankan momentum kemenangan setelah resmi menyandang status juara LaLiga musim 2025/26 harus terhenti," demikian disampaikan oleh salah satu media yang meliput pertandingan tersebut, Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM.