INFOTREN.ID - Perjalanan waktu geologis planet kita menyimpan catatan mengenai kondisi iklim Bumi yang jauh berbeda dari masa kini, termasuk periode yang jauh lebih hangat. Masa lampau tersebut menunjukkan bahwa Bumi pernah mengalami fase iklim yang sangat berbeda dari apa yang kita saksikan sekarang.
Kondisi historis ini sangat kontras dengan keadaan Antartika saat ini, yang merupakan massa daratan masif tertutup lapisan es permanen yang sangat tebal dan dingin. Perubahan besar ini menggarisbawahi adanya dinamika iklim yang signifikan dalam sejarah panjang planet kita.
Peristiwa dramatis yang secara fundamental mengubah wajah benua paling selatan di Bumi ini diperkirakan terjadi sekitar 34 juta tahun silam. Momen inilah yang menandai dimulainya transformasi besar pada ekosistem Antartika.
Pada periode waktu tersebut, benua yang kini dikenal dingin dan tertutup salju, dulunya justru menjadi rumah bagi ekosistem yang subur dan beragam. Hal ini menunjukkan betapa drastisnya perubahan lingkungan yang dialami Antartika.
Proses pembekuan masif inilah yang kemudian membentuk kondisi kutub seperti yang kita kenal dan amati di benua Antartika hingga detik ini. Proses ini merupakan indikasi adanya perubahan iklim global yang masif.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, masa sebelum pembekuan menunjukkan bahwa Antartika pernah menikmati iklim yang jauh lebih bersahabat bagi kehidupan. Kontras antara masa lalu dan masa kini menjadi bukti nyata siklus perubahan iklim Bumi.
"Perjalanan waktu geologis planet kita menunjukkan bahwa Bumi pernah melalui periode iklim yang jauh lebih hangat dibandingkan kondisi saat ini," ujar seorang peneliti iklim, menggarisbawahi perbedaan kondisi purba tersebut.
Lebih lanjut, "Pada masa itu, benua Antartika, yang kini tertutup es tebal, justru memiliki ekosistem yang subur," tambah peneliti tersebut, menjelaskan kondisi sebelum pembekuan terjadi.
Peristiwa pembekuan yang signifikan, yang menandai berakhirnya era hangat di sana, terjadi secara spesifik sekitar 34 juta tahun silam. Momen ini menjadi penanda transisi menuju kondisi kutub yang dominan es seperti saat ini.