INFOTREN.ID - Sebuah inisiatif menarik dilakukan oleh stasiun radio baru yang beroperasi di Richmond, Vermont, dalam rangka memperluas cakupan siaran mereka hingga mencakup wilayah lokal sekitarnya. Upaya ini sangat penting mengingat stasiun tersebut saat ini masih terkendala oleh minimnya infrastruktur pemancar untuk siaran analog konvensional.

Stasiun yang dimaksud adalah WRUJ, sebuah entitas radio yang awalnya beroperasi sebagai program daring di bawah naungan Mount Mansfield Community Television. Mereka kini tengah gencar mencari dukungan finansial dari komunitas setempat untuk mewujudkan ambisi siaran mereka.

Untuk menarik perhatian dan memobilisasi donasi dari masyarakat, WRUJ memilih sebuah strategi yang unik dan bernuansa nostalgia. Mereka memutuskan untuk mengadakan acara siaran khusus yang berlangsung selama 24 jam nonstop.

Keunikan dari maraton siaran ini terletak pada format musik yang digunakan; selama periode penuh tersebut, stasiun hanya akan memutar koleksi piringan hitam atau vinyl melalui saluran daring mereka. Langkah ini diharapkan dapat menarik minat kolektor dan penggemar musik lawas.

Tujuan utama dari kegiatan penggalangan dana ini adalah untuk mengumpulkan dana yang dibutuhkan guna membangun infrastruktur pemancar yang memadai. Infrastruktur ini krusial agar siaran WRUJ dapat menjangkau area geografis yang lebih luas, khususnya di Richmond, Underhill, dan Jericho.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, inisiatif ini menyoroti tantangan yang dihadapi oleh stasiun radio komunitas kecil dalam bertransisi dari siaran daring murni menuju siaran analog yang memiliki jangkauan geografis lebih luas.

Dengan hanya memutar piringan hitam selama sehari penuh, WRUJ berupaya menciptakan sebuah acara yang berkesan dan berbeda dari siaran radio biasa. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendengar setia maupun calon donatur.

"Stasiun radio baru yang berbasis di Richmond, Vermont, tengah berupaya keras mengumpulkan dana agar dapat menjangkau pendengar di wilayah Richmond, Underhill, dan Jericho," ujar perwakilan stasiun.

Lebih lanjut, disebutkan bahwa kendala utama mereka saat ini adalah kondisi yang mereka hadapi, "Upaya ini dilakukan karena mereka belum memiliki infrastruktur pemancar yang memadai untuk siaran analog," kata sumber tersebut.