INFOTREN.ID - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) telah mengambil langkah strategis terkait distribusi keuntungan kepada para pemegang sahamnya. Langkah ini menunjukkan komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil yang signifikan.
Keputusan penting ini secara resmi menetapkan bahwa Bank Mandiri akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025. Total nominal dividen yang direncanakan untuk dibagikan mencapai angka fantastis, yaitu Rp44,47 triliun.
Penetapan final mengenai kebijakan pembagian keuntungan ini dilakukan dalam forum resmi Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). RUPST tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 29 April 2026, sebagai penutup rangkaian pengambilan keputusan tahunan.
Porsi pembagian dividen ini merupakan bagian yang sangat besar dari kinerja keuangan bank sepanjang tahun fiskal tersebut. Jumlah tersebut setara dengan 79% dari keseluruhan laba bersih konsolidasi yang berhasil diraih Bank Mandiri.
Laba bersih konsolidasi yang menjadi dasar perhitungan pembagian dividen tersebut tercatat sebesar Rp56,3 triliun sepanjang tahun buku 2025. Angka laba ini menjadi cerminan kuatnya kinerja operasional bank.
"Keputusan final mengenai pembagian keuntungan ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan pada hari Rabu, 29 April 2026," kutipan tersebut menegaskan legitimasi keputusan tersebut.
Lebih lanjut, besaran dividen yang disepakati ini memberikan kepastian pembayaran tunai bagi para investor yang memiliki saham di bank pelat merah tersebut. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan pasar.
"Jumlah dividen yang disepakati ini merepresentasikan porsi signifikan, yaitu setara dengan 79% dari total laba bersih konsolidasi yang berhasil diraih Bank Mandiri sepanjang tahun buku 2025," demikian disampaikan mengenai rasio pembagian.
Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM, keputusan ini menegaskan posisi Bank Mandiri sebagai salah satu emiten yang memberikan imbal hasil menarik bagi para investornya melalui skema pembayaran dividen tunai.