INFOTREN.ID - Di tengah situasi geopolitik yang penuh gejolak, Israel tercatat sebagai negara yang paling intens melakukan bombardir pada tahun 2025, sebagaimana dilansir dari Aljazeera. Negara tersebut dilaporkan telah melancarkan serangan udara ke enam negara berbeda sepanjang tahun lalu, termasuk Palestina, Iran, Lebanon, Qatar, Suriah, dan Yaman.
Fenomena menarik muncul ketika, berlawanan dengan kondisi perang yang membayangi, sejumlah konglomerat terkemuka di Israel justru berhasil mencatatkan peningkatan kekayaan yang substansial. Forbes dalam daftar The Real-Time Billionaires menyoroti adanya lebih dari 40 individu ultra-kaya dari Israel dengan total aset bernilai puluhan miliar dolar AS.
Beberapa dari miliarder ini tercatat memiliki lini bisnis yang produknya sangat populer dan digunakan di Indonesia, menunjukkan integrasi ekonomi global mereka. Daftar 10 orang terkaya Israel versi Forbes ini memberikan gambaran mengenai sumber kekayaan mereka yang terdiversifikasi.
Eyal Ofer menempati posisi teratas orang terkaya Israel per 11 Maret 2026, dengan total kekayaan mencapai US$ 34,9 miliar, setara dengan Rp 588,36 triliun. Kekayaan ini menunjukkan lonjakan lebih dari 50% dibandingkan tahun sebelumnya, menempatkannya di urutan ke-61 miliarder terkaya dunia.
"Eyal Ofer mengoperasikan lebih dari 210 kapal bulk, kapal kontainer, kapal tanker minyak mentah di bawah bendera perusahaan Eastern Pacific Shipping. Dia juga merupakan pemilik 51% saham Israel Corp," jelas sumber tersebut. Selain itu, ia juga tercatat memiliki saham minoritas di klub sepak bola Eropa.
Idan Ofer, saudara dari Eyal, berada di urutan kedua dengan kepemilikan aset sebesar US$33,1 miliar atau sekitar Rp558,02 triliun. Pria berusia 75 tahun ini mengelola bisnis yang mencakup sektor real estat, pelayaran, teknologi, perbankan, energi, dan investasi.
"Eyal adalah bos perusahaan berbasis di Monaco, bernama Ofer Global. Ia merupakan anak dari raja pelayaran Sammy Ofer dan memperoleh aset bapaknya itu atas hasil bagi dua dengan saudaranya Idan Ofer, yang juga miliarder Israel," ungkap data Forbes. Portofolio properti Eyal termasuk aset ikonik di Manhattan.
Duo bersaudara, Igor dan Dmitri Bukhman, menduduki peringkat ketiga dengan masing-masing kekayaan US$13,5 miliar (Rp 227,59 triliun). Mereka adalah pemilik utama Playrix, perusahaan pengembang game online populer seperti Homescapes, Fishdom, dan Township.
"Dmitri dan Igor lahir dan tumbuh besar di Rusia. Keduanya telah memasarkan game online-nya sejak duduk di kelas SMA. Ia pun telah memindahkan kantor Playrix dari Rusia ke Israel pada 2022 beserta 1.500 karyawan asal Rusia," demikian keterangan mengenai migrasi operasional mereka.