INFOTREN.ID - Kementerian Agama (Kemenag) tengah mempersiapkan sebuah inisiatif besar untuk meningkatkan daya tarik pendidikan tinggi Islam di Indonesia di mata dunia. Rencana konkretnya adalah membuka beasiswa bagi sebanyak 100 ribu mahasiswa internasional.
Program ambisius ini akan difokuskan secara khusus pada institusi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang tersebar di seluruh nusantara. Tujuannya adalah menjadikan PTKIN sebagai destinasi studi favorit bagi pelajar dari mancanegara.
Beasiswa yang disiapkan oleh Kemenag ini akan dikemas dalam sebuah skema resmi yang dinamakan INSIGHT Scholarship. Nama skema ini mencerminkan harapan pemerintah untuk mendatangkan wawasan baru melalui kehadiran mahasiswa asing.
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag, Sahiron, menjelaskan bahwa inisiatif ini memiliki tujuan utama yang jelas. Tujuan tersebut adalah secara aktif mengajak dan memfasilitasi mahasiswa internasional untuk menempuh jenjang pendidikan tinggi di lingkungan PTKIN Indonesia.
"Selain beasiswa, tersedia pula berbagai program short course dan bentuk dukungan akademik lainnya," lanjutnya, memberikan detail mengenai fasilitas pendukung yang akan diterima oleh para penerima beasiswa. Hal ini menunjukkan komitmen Kemenag untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif.
Lebih lanjut, Sahiron memaparkan bahwa mekanisme pembiayaan dalam program ini sudah dirancang dengan fleksibilitas tinggi. Skema pembiayaan yang ditawarkan akan sangat beragam untuk menjangkau calon mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi.
"Skema pembiayaannya beragam, mulai dari beasiswa penuh (full scholarship) hingga beasiswa parsial (partly scholarship)," jelas Sahiron mengenai opsi pendanaan yang tersedia bagi para calon mahasiswa internasional tersebut. Fleksibilitas ini diharapkan dapat meningkatkan antusiasme pendaftar.
Informasi mengenai persiapan besar-besaran dalam program beasiswa internasional untuk PTKIN ini disampaikan kepada publik pada hari Kamis, 18 Juni 2026. Perkembangan ini menandakan langkah signifikan Kemenag dalam diplomasi pendidikan.
Dilansir dari laman Kemenag, rencana ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pusat studi Islam yang semakin diakui di kancah global. Program INSIGHT diharapkan menjadi daya tarik utama dalam menarik talenta akademik internasional.