INFOTREN.ID - Perfilman Indonesia kembali menghadirkan kisah cinta tak biasa melalui film drama komedi romantis “CLBK: Cinta Lama Babak Kedua”. 

Tak seperti kebanyakan film romantis yang berfokus pada percintaan anak muda, film produksi MIR Productions ini justru menempatkan romansa dua lansia (lanjut usia) sebagai inti ceritanya.

Film produksi MIR Productions ini menjadi proyek perdana rumah produksi tersebut di industri perfilman nasional. Melalui CLBK, mereka mencoba menghadirkan kisah keluarga yang ringan dengan balutan drama dan komedi romantis.

CLBK mengangkat cerita tentang dua orang yang pernah saling mencintai di masa muda, tapi harus berpisah sebelum kisah mereka benar-benar menemukan akhir. Bertahun-tahun kemudian, pertemuan kembali keduanya justru memunculkan persoalan baru yang melibatkan anak dan cucu mereka.

Slamet Rahardjo memerankan karakter Abi yang biasa dipanggil Akung, sementara Widyawati berperan sebagai Sita yang dipanggil Nin. Keduanya pernah punya hubungan istimewa di masa lalu. Kenangan yang belum tuntas itu kembali muncul ketika cucu mereka, Ambar dan Raka, berencana melangkah ke jenjang pernikahan.

Masalah mulai muncul saat Nin Sita mengetahui bahwa calon besan keluarganya ternyata adalah Akung Abi, sosok yang pernah meninggalkan luka mendalam dalam hidupnya. Penolakan Sita terhadap hubungan kedua cucu mereka membuat persiapan pernikahan yang semula berjalan lancar berubah menjadi penuh ketegangan.


CLBK beda dari film romantis lainnya karena berfokus pada percintaan pasangan lansia yang diperankan Widyawati dan Slamet Rahardjo sebagai inti cerita. foto: Edi Triyono

Upaya Raka dan Ambar untuk mendamaikan Abi dan Sita justru membawa kejutan. Saat kembali dipertemukan di Bandung, keduanya perlahan membuka kembali kenangan lama yang selama ini tersimpan rapat. 

Situasi itu menghadirkan ironi tersendiri. Ketika pasangan muda sedang berjuang mempertahankan hubungan mereka, pasangan lansia yang sempat bermusuhan justru menemukan kesempatan untuk memulai babak baru dalam hidup mereka.