INFOTREN.ID - Permasalahan pungutan liar (pungli) kembali menjadi sorotan tajam di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, khususnya pada area pemandian air panas Sidebuk-debuk. Isu ini memicu keresahan di kalangan wisatawan yang berkunjung ke destinasi populer tersebut.

Keluhan ini muncul langsung dari sejumlah pengunjung yang merasa dirugikan secara finansial akibat praktik penarikan biaya ganda saat hendak memasuki area wisata. Kejadian ini menunjukkan adanya ketidaknyamanan dalam pengelolaan retribusi di lokasi tersebut.

Menanggapi gejolak yang terjadi, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Bobby Nasution, segera merespons dengan sikap yang tegas. Beliau mengambil langkah cepat untuk memastikan masalah ini segera ditangani dengan serius oleh pihak terkait.

Bobby Nasution dilaporkan telah memberikan ultimatum keras kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo mengenai penanganan masalah pungli yang terus berulang ini. Peringatan ini menekankan perlunya tindakan konkret untuk menghentikan praktik ilegal tersebut.

Peristiwa yang menjadi pemicu reaksi keras gubernur ini terekam dalam sebuah video yang tersebar luas di media sosial. Video tersebut dilihat pada Sabtu (13/6/2026), menunjukkan dinamika keluhan yang terjadi di lapangan.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat jelas seorang wisatawan wanita menyampaikan rasa kecewanya secara langsung. Ia mengungkapkan pengalamannya terkait praktik penarikan biaya yang tidak semestinya terjadi di pintu masuk wisata.

"Tampak seorang wisatawan wanita menyampaikan kekecewaannya secara langsung mengenai pengalaman yang dialaminya di pintu masuk wisata tersebut," demikian narasi yang menggambarkan situasi dalam rekaman tersebut.

Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, praktik pungli yang berulang di Sidebuk-debuk ini memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah sebagai penanggung jawab utama pengelolaan wisata di wilayah tersebut.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Jakartahype. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.