INFOTREN.ID - Perhelatan perdana film terbaru yang dibintangi aktris Hollywood ternama, Zendaya, di London baru-baru ini, tampaknya tidak hanya menarik perhatian atas karya sinematiknya, namun juga sebuah detail kecil yang dikenakannya. Sebuah anting unik yang menghiasi telinganya saat sesi foto menjadi sorotan utama, memicu perdebatan publik dan kalangan akademisi.
Anting yang dikenakan Zendaya tersebut bukanlah sekadar aksesori fesyen biasa. Benda berharga ini diyakini merupakan bagian dari artefak bersejarah yang usianya diperkirakan mencapai 2.000 hingga 3.000 tahun sebelum Masehi.
Rumah perhiasan langka, Barron London, diduga kuat menjadi pihak yang memperoleh artefak bersejarah ini. Sumbernya pun disebut-sebut berasal dari Iran, menambah dimensi historis pada perhiasan tersebut.
Desain anting yang dikenakan Zendaya ini telah menarik perhatian para sejarawan. Mereka mengaitkan motifnya dengan penggambaran dewa matahari dari peradaban Mesopotamia, Shamash.
Shamash sendiri dikenal sebagai sosok dewa yang melambangkan keadilan dan perlindungan dalam mitologi kuno. Keberadaan simbol ini pada anting tersebut semakin memperkaya makna historisnya.
"Anting yang dikenakan Zendaya adalah kepingan emas dari artefak yang diperkirakan berusia 2.000 hingga 3.000 tahun sebelum Masehi," demikian informasi yang dikutip dari JAKARTAHYPE.COM.
Lebih lanjut, "Rumah perhiasan langka, Barron London, diduga memperoleh artefak ini dari Iran." Informasi ini memperjelas kemungkinan asal-usul benda bersejarah tersebut.
Para sejarawan, berdasarkan penelusuran, "Desain anting tersebut banyak diasosiasikan oleh para sejarawan dengan Shamash, dewa matahari dari peradaban Mesopotamia yang melambangkan keadilan dan perlindungan." Pernyataan ini menggarisbawahi kaitan budaya yang kuat.
Perdebatan mengenai anting ini menunjukkan bagaimana benda-benda bersejarah dapat kembali relevan dan memicu diskusi di era modern. Hal ini juga menyoroti pentingnya menjaga dan memahami warisan budaya dari berbagai peradaban.