INFOTREN.ID - Konflik mengenai pembiayaan rumah mewah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, kembali mencuat ke publik. Pihak Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya angkat bicara untuk meluruskan berbagai narasi yang beredar.
Hal ini dilakukan sebagai respons langsung atas pernyataan yang sebelumnya disampaikan oleh Sarwendah. Pihak Ruben Onsu merasa perlu untuk memberikan klarifikasi mendalam terkait aliran dana pembangunan dan pengisian rumah tersebut.
Pertanyaan utama yang coba dijawab adalah mengenai sumber dana yang digunakan untuk membangun dan melengkapi rumah mewah yang kini ditinggali oleh Sarwendah dan anak-anak mereka. Pihak Ruben Onsu ingin menegaskan fakta sebenarnya.
Untuk memperkuat argumennya, pihak Ruben Onsu menunjukkan sejumlah bukti transfer. Langkah ini diambil untuk meluruskan narasi yang beredar di masyarakat dan media.
Narasi yang ingin diluruskan, menurut kuasa hukum Ruben Onsu, adalah klaim bahwa pengisian rumah mewah di Cilandak tersebut menggunakan dana pribadi Sarwendah dan ayahnya. Ini adalah poin krusial yang coba dibantah.
"Jadi lift di rumah Cilandak itu, ini sekali lagi teman-teman bukan mau pamer, bukan mau mengungkit-ungkit, tapi karena ada pernyataan seperti itu yang kami harus luruskan faktanya," ujar Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu.
Minola Sebayang melanjutkan, "Di rumah itu ada liftnya, yang bayar biaya liftnya itu senilai Rp 504 juta itu adalah Ruben. Ada bukti transfernya, teman-teman."
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 15 Mei 2026. Tanggal ini menjadi penanda waktu penting dalam penyampaian klarifikasi tersebut.
Dikutip dari JAKARTAHYPE.COM, polemik ini menunjukkan adanya perbedaan pandangan mengenai kontribusi finansial dalam aset keluarga. Pihak Ruben Onsu memilih jalur pembuktian melalui dokumen finansial.